Lionel Messi Menangis usai Cetak Gol di Piala Dunia 2026, Ungkap Masa Sulit yang Mengejutkan
KANSAS CITY, iNews.id – Lionel Messi menangis usai mencetak gol pertama saat Timnas Argentina melawan Aljazair pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Rabu (17/6/2026) pagi WIB.
Lionel Messi tampil luar biasa dalam pertandingan pembuka Argentina di Piala Dunia 2026. Dia mencetak hattrick pertama dalam sejarah turnamen tersebut saat menghadapi Aljazair, sekaligus menyamai rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia milik Miroslav Klose.
Namun di balik performa gemilang itu, momen emosional terjadi sesaat setelah gol pertamanya. Messi terlihat menangis di lapangan, sebuah ekspresi yang langsung memicu perhatian besar dari penonton dan media dunia.
Banyak yang menduga air mata tersebut terkait tekanan pertandingan atau momen bersejarah di panggung Piala Dunia. Namun penjelasan Messi justru membuka sisi lain yang lebih personal dan jauh dari dunia sepak bola.
Messi mengungkap dia sedang melewati masa-masa sulit sebelum laga pembuka Argentina. Dia menegaskan air mata itu tidak ada hubungannya dengan sepak bola, melainkan masalah pribadi yang cukup berat.
“Itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan sepak bola, saya melalui beberapa hari yang sulit,” ujar Messi, dikutip dari NDTV Sports.
“Itu persoalan yang sepenuhnya tidak berkaitan dengan olahraga; saya melalui hari-hari yang sulit dan rumit.”
Messi tidak merinci lebih jauh mengenai masalah yang dia hadapi. Meski begitu, dia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim Argentina yang terus memberikan dukungan penuh selama periode sulit tersebut.
“Saya berterima kasih kepada seluruh delegasi, kepada rekan setim. Mereka sudah berusaha keras agar saya bisa baik-baik saja,” tambahnya.
Hattrick Bersejarah di Tengah Emosi Besar
Meski dibayangi situasi pribadi, Messi tetap menunjukkan kelasnya sebagai pemain terbaik dunia. Dia menyebut fase karier saat ini sebagai “puncak pelengkap” dari perjalanan panjangnya di sepak bola.
“Ini membuat saya sangat bahagia telah melewati semua yang saya alami. Apa yang saya rasakan sekarang adalah puncak pelengkap,” ujar Messi. “Saya sangat bahagia dan bersyukur dengan grup yang luar biasa ini. Saya menikmati semuanya.”
Argentina tampil dominan dengan kemenangan 3-0 atas Aljazair. Performa tersebut menegaskan status mereka sebagai juara bertahan yang masih sangat kuat di turnamen ini.
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, juga memberikan komentar penuh kekaguman terhadap Messi. Dia mengaku sulit menemukan kata-kata untuk menggambarkan kontribusi sang kapten.
“Saya kehabisan kata-kata tentang Leo. Apa yang bisa saya katakan?” ujar Scaloni. “Dia luar biasa.”
Momen ini semakin mempertegas posisi Messi bukan hanya sebagai ikon sepak bola, tetapi juga sosok yang tetap manusiawi di balik segala pencapaian besar yang dia raih.










