Kisah Pilu Perempuan di Bandung Disekap Pacar 3 Tahun, Tubuh Penuh Luka hingga Mata Buta

Kisah Pilu Perempuan di Bandung Disekap Pacar 3 Tahun, Tubuh Penuh Luka hingga Mata Buta

Terkini | inews | Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:32
share

BANDUNG, iNews.id - Seorang perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diduga mengalami penyekapan dan penganiayaan berat yang dilakukan oleh pacarnya selama sekitar tiga tahun. Akibat kekerasan tersebut, korban berada dalam kondisi kritis dengan luka serius di berbagai bagian tubuh termasuk matanya.

Peristiwa ini terungkap setelah keluarga menerima informasi dari seseorang yang tidak dikenal mengenai keberadaan YTR di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Saat itu, korban disebut mengalami kecelakaan. Namun setelah ditelusuri, kondisi sebenarnya jauh berbeda dari informasi yang diterima keluarga.

Keluarga kemudian mencari keberadaan korban hingga akhirnya menemukannya di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cinunuk, Kabupaten Bandung, pada Rabu (10/6/2026). Saat ditemukan, kondisi YTR sangat memprihatinkan dengan sejumlah luka berat di tubuhnya.

Adik korban, Syahrul Ulum, mengungkapkan keluarga selama ini mengira kakaknya masih bekerja di Jakarta setelah komunikasi terputus sejak 2023.

“Kami kaget waktu dengar kakak jadi korban penganiayaan. Kami tahu kakak kerja di Jakarta selama ini, ternyata sudah lama tidak kerja dan tinggal di Bandung,” ujarnya, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Menurut keterangan keluarga, peristiwa tersebut bermula ketika korban menjalin hubungan dengan pria berinisial TH (30) yang dikenalnya saat menghadiri konser di Bandung. Setelah menjalin hubungan, korban tidak lagi bisa dihubungi keluarganya.

“Kenal pelaku di acara konser lalu menjalani hubungan kurang lebih dari 2023,” kata Syahrul.

Selama tiga tahun terakhir, keluarga telah berupaya mencari korban, termasuk menyebarkan informasi melalui media sosial. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil.

Ketika menjalani perawatan di RSHS Bandung, kondisi korban sangat memprihatinkan. Luka ditemukan di sejumlah bagian tubuh, mulai dari wajah, kepala hingga kaki. Selain itu, infeksi yang dialami korban turut memperparah kondisinya.

“Waktu di rumah sakit kondisi wajah kakak saya sudah hancur. Mata sebelah kanan sudah infeksi, sebelah kiri mengecil, sudah nggak bisa lihat. Di bagian atas bibir sudah nggak ada. Kaki sebelah kiri bekas dibacok,” ucap Syahrul.

Keluarga menduga korban kerap mengalami kekerasan selama berada bersama pelaku. Bentuk penganiayaan yang disebutkan antara lain pemukulan menggunakan helm, penyayatan dengan benda tajam hingga luka akibat sundutan rokok. Dampak dari kekerasan tersebut membuat kedua mata korban tidak dapat diselamatkan dan menyebabkan kebutaan permanen.

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan itu telah dilaporkan ke Polda Jawa Barat. Saat ini, aparat kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut sekaligus memburu terduga pelaku berinisial TH.

Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya unsur penyekapan serta pola kekerasan yang berlangsung dalam jangka panjang, sejak 2023 hingga korban akhirnya ditemukan pada 2026.

Topik Menarik