Pemain Muda Persija Pede Masuk Starting XI di Era Shin Tae-yong
JAKARTA, iNews.id – Arlyansyah Abdulmanan menyambut antusias keputusan Persija Jakarta menunjuk Shin Tae-yong dengan kontrak tiga tahun. Ini menjadi langkah besar yang langsung memantik semangat pemain muda Macan Kemayoran.
Penunjukan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Persija Jakarta menandai dimulainya era baru di klub ibu kota. Pelatih asal Korea Selatan tersebut dikenal memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan pemain muda serta standar disiplin tinggi.
Bagi Arlyansyah, kehadiran Shin Tae-yong membuka peluang besar. Dia menilai sang pelatih kerap memberi kepercayaan kepada pemain muda untuk bersaing secara sehat di tim utama, bukan sekadar pelengkap skuad.
Selain faktor regenerasi, Shin Tae-yong juga datang dengan beban target juara. Persija Jakarta menaruh ekspektasi tinggi kepada pelatih yang sebelumnya menukangi Timnas Indonesia tersebut.
Arlyansyah mengakui kualitas dan pengalaman Shin Tae-yong menjadi alasan utama dirinya menyambut positif keputusan manajemen. Menurut dia, kehadiran pelatih dengan standar internasional memacu pemain meningkatkan level permainan.
“Positif sih buat saya. Jadi saya bakal semangat lagi latihan dan supaya bisa menjadi starting di skuadnya dia,” kata Arlyansyah Abdulmanan, Rabu (24/6/2026).
Pemain berusia 20 tahun itu menyebut situasi saat ini masih menunggu jadwal resmi tim. Hingga kini, dia belum menjalin komunikasi langsung dengan Shin Tae-yong karena Persija masih berada dalam masa libur kompetisi.
“Oh, kalau saya belum. Belum,” ujarnya singkat.
Persija Jakarta dijadwalkan mulai kembali berlatih pada pertengahan Juli 2026. Agenda pramusim tersebut menjadi fase awal penerapan metode kepelatihan Shin Tae-yong bersama Macan Kemayoran.
Manajemen juga merencanakan pemusatan latihan di luar negeri. Program tersebut diharapkan mempercepat adaptasi pemain terhadap filosofi permainan sang pelatih sekaligus meningkatkan kesiapan fisik dan mental tim.
Dengan kontrak berdurasi tiga tahun, proyek Shin Tae-yong di Persija dipandang sebagai investasi jangka panjang. Bagi Arlyansyah dan pemain muda lain, periode ini menjadi kesempatan emas untuk menembus tim utama dan menjawab kepercayaan pelatih.










