Iran Curigai AS Punya Skenario Tersebunyi Kuasai Selat Hormuz
JAKARTA, iNews.id - Anggota parlemen Iran menuduh Amerika Serikat (AS) tidak mematuhi kesepakatan tentang pengelolaan Selat Hormuz. Amerika disebut memiliki agenda tersembunyi untuk menguasai Selat Hormuz.
AS dan Iran kembali saling serang beberapa hari usai kedua belah pihak menyepakati genjatan senjata.
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran (Majlis), Ibrahim Azizi memperingatkan para pemimpin Dewan Kerja Sama Teluk untuk tidak menempatkan markas militer AS. GCC merupakan Dewan Kerja Sama Teluk, terdiri atas Arab Saudi, Uni Emirat Arab Arab, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman.
Melalui akun resmi media sosial, Ibrahim Azizi mengatakan pangkalannya militer AS di negara Teluk menjadi sumber malapetaka alih-alih memberikan keamanan.










