Di Hadapan Prabowo, Kapolri Komitmen Dukung Program Swasembada Pangan

Di Hadapan Prabowo, Kapolri Komitmen Dukung Program Swasembada Pangan

Berita Utama | inews | Rabu, 1 Juli 2026 - 11:44
share

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung program dan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Termasuk program terkait swasembada pangan dan energi.

Dia menyebut perkembangan lingkungan global saat ini semakin tidak menentu. Perubahan iklim, disrupsi teknologi, perang dagang hingga meningkatnya eskalasi konflik geopolitik di berbagai kawasan, memberikan pengaruh besar bagi tatanan perekonomian global termasuk Indonesia.

"Menghadapi tantangan tersebut, Bapak Presiden telah memberikan instruksi guna mengakselerasi terwujudnya swasembada pangan dan energi," kata Sigit dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan Brimob Polri Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). 

Sigit menegaskan, Polri berkomitmen mendukung seluruh program dan kebijakan pemerintah demi terjaganya stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan bangsa.

"Dalam mewujudkan swasembada pangan, Polri terus melaksanakan Program Pemanfaatan Lahan Produktif, pekarangan pangan bergizi, mengawasi proses distribusi bantuan pemerintah dan hasil panen, serta menjalin kerja sama dengan Bank Himbara untuk memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat bagi para petani," ujarnya. 

Menurut Sigit, Polri bersama dengan Kementerian Pertanian, stakeholder terkait, dan 30.548 Kelompok Tani (Poktan), terus mendorong penanaman komoditas jagung secara berkelanjutan pada potensi lahan seluas 1,37 juta hektare. 

"Sejak tahun 2025 hingga Kuartal II 2026, telah dilaksanakan panen raya dengan total produksi mencapai 5,7 juta ton," ucap Sigit.

Polri juga memfasilitasi 30 Poktan di Kecamatam Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat untuk mengembangkan komoditas bawang putih melalui penanaman pada lahan seluas 948 Ha, dengan hasil panen mencapai 18.960 ton. 

"Kami juga memperluas wilayah tanam di Kabupaten Karanganyar, Temanggung, Lampung Barat, dan Tanggamus dengan luas lahan  mencapai 127,5 Ha," kata Sigit. 

Sigit memaparkan, sejumlah inovasi, seperti penerapan metode pertanian modern, penggunaan bibit unggul, pemanfaatan pupuk organik Presisi berbahan eceng gondok, pengembangan mobile rotary dryer, hingga pengolahan limbah tongkol jagung menjadi briket arang.

Topik Menarik