Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn
BANGKOK, iNews.id - Pemerintah Thailand membantah informasi yang beredar bahwa Presiden Emmanuel Macron berlutut di hadapan Raja Maha Vajiralongkorn yang berkunjung pekan ini. Foto yang beredar di media sosial, pose Macron berlutut di hadapat Raja, merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Raja Maha Vajiralongkorn didampingi Ratu Suthida berkunjung ke Prancis pekan ini. Kunjungan mereka merupakan yang pertama dilakukan raja Thailand sejak 1960, menandai peringatan 170 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
Selama jamuan makan malam kenegaraan di Istana Ellyse , Macron memberi hadiah Raja Maha Vajiralongkorn dengan Salib Agung Legiun Kehormatan, penghargaan tertinggi Prancis. Sementara Ratu Suthida mendapat Salib Agung Orde Jasa Nasional.
Foto yang beredar luas di media sosial Thailand menunjukkan, Macron berlutut saat menyerahkan penghargaan tersebut.
Akun Facebook berbahasa Thailand mengunggah foto tersebut pada Rabu (1/7/2026) mendapat lebih dari 40.000 tanda like dan dibagikan lebih dari 2.000 kali.
“Saya sangat senang dan tersentuh bahwa Prancis, negara yang jauh lebih kaya dan lebih maju daripada kita, masih memberikan begitu banyak perhatian pada negara kita,” demikian salah satu komentar pada posting-an.
Netizen lain menyebut Macron sangat menawan dan benar-benar bisa memenangkan hati warga Thailand dengan posenya itu.
Namun, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) buru-buru Thailand meluruskan, foto tersebut merupakan hasil rekayasa AI.
“Tidak ada bukti foto apa pun yang menunjukkan Emmanuel Macron berlutut untuk memberikan penghargaan kerajaan,” kata pejabat itu, kepada AFP.
Selain itu, tidak ada foto Macron berlutut di hadapan raja dalam galeri resmi Kemlu Thailand.










