Warga Pinggir Rel Pejompongan Terancam Digusur, Pramono Janji Cari Solusi

Warga Pinggir Rel Pejompongan Terancam Digusur, Pramono Janji Cari Solusi

Terkini | inews | Jum'at, 3 Juli 2026 - 11:08
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menelusuri status lahan yang ditempati warga di pinggir rel kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dia belum bisa memutuskan nasib warga bila permukiman digusur.

"Yang pertama untuk warga yang tergusur, apakah itu lahannya milik pemerintah DKI Jakarta atau KAI atau pemerintah pusat, tentunya saya ingin tahu lebih dahulu," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Namun, Pramono menegaskan pihaknya akan mencari jalan keluar untuk warga yang terkena gusuran. Sebab, dia ingin mengedepankan aspek kemanusiaan dalam membangun Jakarta. 

"Tapi yang jelas Jakarta ini selalu dalam membangun Jakarta, saya memang mungkin lebih ingin memanusiakan orang. Termasuk saya tidak pernah membatasi orang datang ke Jakarta," tutur dia. 

Dalam kesempatan itu, Pramono turut menyoroti keterbatasan lahan permakaman di Jakarta. Keterbatasan itu membuat pihaknya terpaksa menerapkan kebijakan makam tumpuk di sejumlah tempat permakaman umum (TPU).

"Bahkan ketika memindahkan persoalan yang berkaitan dengan TPU untuk apa kuburan-kuburan yang memang sekarang ini dari 81 TPU, 60 lebih harus ditumpuk," tuturnya.

Dia juga menemukan masalah baru mengenai banyak warga yang tinggal di area permakaman. Menurutnya, memindahkan warga dari area permakaman bukan persoalan mudah. 

"Ternyata memindahkan warga yang tinggal di TPU ke rumah susun saja tidak gampang. Kami harus kemudian memberikan ekstra 6 bulan digratiskan, baru kemudian mereka diwajibkan untuk membayar bulannya," tutur dia.

Topik Menarik