Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

Berita Utama | inews | Jum'at, 10 Juli 2026 - 08:15
share

BEIJING, iNews.id - Kebakaran hebat yang melanda pabrik sepatu di Kota Jinjiang, Provinsi Fujian, China, menewaskan sedikitnya 28 pekerja. Tragedi yang terjadi saat jam produksi pada Kamis (9/7/2026) siang itu memicu kemarahan Presiden Xi Jinping yang langsung memerintahkan penyelidikan menyeluruh serta meminta pihak yang bertanggung jawab diproses secara hukum.

Xi menyebut besarnya jumlah korban jiwa sebagai tragedi serius. Dia menegaskan seluruh upaya harus dikerahkan untuk operasi pencarian dan penyelamatan serta memberikan dukungan kepada keluarga para korban. 

Selain itu, Xi meminta penyebab pasti kebakaran segera diungkap dan siapa pun yang lalai harus dimintai pertanggungjawaban.

Dalam pernyataan yang dirilis kantor kepresidenan, Xi menyebut besarnya korban jiwa sebagai peristiwa yang sangat memprihatinkan.

"Korban jiwa yang besar," kata Xi.

Dia juga menegaskan, "Tidak ada upaya sekecil apa pun yang diabaikan dalam operasi pencarian dan penyelamatan serta mendukung keluarga yang terdampak."

Pabrik sepatu Huiteng berlokasi di Jinjiang, kota yang dikenal sebagai sentra produksi sepatu olahraga untuk ekspor. Saat insiden berlangsung, sebanyak 239 orang berada di dalam fasilitas tersebut.

Sebanyak 213 pekerja berhasil dievakuasi dari lokasi. Namun, dua korban meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara 26 korban lain yang sebelumnya dinyatakan hilang, ditemukan dalam kondisi meninggal tak bernyawa di dalam bangunan. Dengan demikian, total korban tewas mencapai 28 orang.

Api melalap bangunan pabrik pada Kamis siang, menyebabkan ratusan pekerja terjebak di dalam gedung selama berjam-jam sebelum proses evakuasi berhasil dilakukan.

Untuk menangani kebakaran, dinas pemadam kebakaran setempat mengerahkan 183 personel beserta 35 unit kendaraan pemadam ke lokasi.

Rekaman yang disiarkan televisi pemerintah CCTV memperlihatkan petugas pemadam menyemprotkan air ke gedung bertingkat yang hangus terbakar. Asap hitam pekat tampak terus membubung dari jendela-jendela yang pecah akibat kobaran api.

Jinjiang dikenal sebagai "ibu kota sepatu" China karena menghasilkan sekitar 20 persen produksi sepatu olahraga dunia.

Topik Menarik