Kronologi Ancaman Bom di SD Jaksel saat Hari Pertama Sekolah hingga Gegana Turun Tangan

Kronologi Ancaman Bom di SD Jaksel saat Hari Pertama Sekolah hingga Gegana Turun Tangan

Terkini | inews | Senin, 13 Juli 2026 - 11:48
share

JAKARTA, iNews.id - Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi mengungkap kronologi teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 pada hari pertama sekolah, Senin (13/7/2026). Menurutnya, teror bermula dari pesan yang masuk ke guru dan Tata Usaha (TU).

"Jadi tadi kita memperoleh informasi bahwa ada teror di SD Negeri Srengseng Sawah 15. Jadi kemudian kita langsung cek TKP. Langsung kita datangi SD-nya, kemudian komunikasi dengan guru, dengan kepala sekolah, dan kita dapati bahwa memang informasinya betul," kata Norma.

Menurutnya, isi pesan tersebut secara jelas berisi ancaman bahwa terdapat bom di 11 titik di area sekolah. Norma mengatakan bahwa peneror juga menyebut akan meledakkan bom dalam hitungan menit.

"Jadi untuk terornya sendiri isinya yang jelas dia meneror. Untuk beberapa menit dia nanti memberikan 11 titik di SD sini," jelasnya.

Menindaklanjuti laporan itu, Polsek Jagakarsa langsung berkoordinasi dengan tim Gegana dan Densus 88 untuk melakukan penyisiran menyeluruh di lingkungan sekolah.

"Setelah itu kita langsung menghubungi untuk Gegana dan Densus 88 tentunya, karena memang ini domainnya dari Gegana dan Densus 88. Lanjut, kemudian setelah datang dari Gegana dan Densus 88, langsung menyisir di dalam," ujar Norma.

Nurma menjelaskan proses penyisiran telah berlangsung lebih dari dua jam. Tim Gegana memeriksa setiap sudut sekolah secara detail untuk memastikan ada atau tidaknya bahan peledak sesuai ancaman yang disampaikan pelaku.

"Untuk Gegana sendiri sudah menyisir, sudah lebih kurang 2 jam lebih untuk menyisir SD Negeri Srengseng Sawah 15. Untuk penyisirannya masih ada di dalam. Jadi kita tunggu saja informasi yang didapat, nanti pasti kita infokan kembali," kata Norma.

Topik Menarik