Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"

Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"

Terkini | inews | Rabu, 15 Juli 2026 - 08:28
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan serangan militer terhadap Iran tidak akan dihentikan sampai dirinya mengatakan "cukup". Trump juga mengancam akan memperluas serangan dengan menyasar infrastruktur vital Iran apabila Teheran tetap menolak kembali ke meja perundingan.

Trump menyebut militernya siap menggempur Iran secara bertahap, termasuk menyerang pembangkit listrik dan jembatan. Menurut dia, operasi militer akan terus berlanjut hingga Iran bersedia bernegosiasi dengan Washington.

Lebih lanjut, Trump mengakui pasukan AS mengalami kesulitan menemukan sasaran militer Iran di sepanjang Selat Hormuz.

"Anda tahu, jika Anda melihat Selat Hormuz, sekarang kita sedang mencari, kita kesulitan menemukan di mana mereka memiliki sesuatu," ujarnya, dalam wawancara dengan Fox News, dikutip Rabu (15/7/2026).

Saat ditanya apakah perang melawan Iran benar-benar telah dimulai kembali, Trump mengatakan situasi tersebut bisa didefinisikan dengan berbagai cara.

Pasukan AS melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran sejak 7 Juli. Komando Pusat AS (Centcom) mengeklaim operasi itu merupakan respons atas penembakan yang dilakukan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Iran kemudian membalas dengan menyerang sejumlah pangkalan militer AS di beberapa negara Timur Tengah. Ketegangan semakin meningkat setelah Iran menutup Selat Hormuz pada Minggu (12/7/2026) hingga campur tangan militer AS di kawasan berakhir.

Sehari setelah penutupan tersebut, Trump mengatakan AS akan mengambil alih kendali lalu lintas Selat Hormuz. Dia menyebut AS akan menjadi "malaikat penjaga" bagi jalur pelayaran strategis itu, sekaligus mengumumkan pemberlakuan kembali blokade maritim terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Topik Menarik