Parah! Dipercaya Majikan Pegang ATM, Caregiver di Jakbar Kuras Uang Rp450 Juta buat Beli Mobil

Parah! Dipercaya Majikan Pegang ATM, Caregiver di Jakbar Kuras Uang Rp450 Juta buat Beli Mobil

Terkini | inews | Rabu, 15 Juli 2026 - 10:55
share

JAKARTA, iNews.id - Polsek Kalideres menangkap seorang asisten rumah tangga (ART) yang juga caregiver berinisial MS (33) yang diduga mencuri dan menggelapkan uang milik majikannya hingga mencapai Rp450 juta. Uang tersebut digunakan untuk membeli mobil, sepeda motor dan perhiasan.

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang mengatakan, pelaku ditangkap Tim Buser Polsek Kalideres di lokasi tempatnya bekerja. Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan adanya aktivitas transaksi yang mencurigakan pada rekening bank miliknya.

"Dari hasil penyelidikan diketahui, pelaku memanfaatkan kepercayaan penuh yang diberikan korban," kata Rihold, Rabu (15/7/2026).

Dalam kesehariannya, pelaku bekerja sebagai caregiver atau pengasuh korban. Karena mendapat kepercayaan penuh, pelaku diberi akses untuk memegang kartu ATM beserta nomor PIN guna menarik uang tunai yang digunakan memenuhi kebutuhan harian korban.

Namun, kepercayaan tersebut diduga dimanfaatkan pelaku. Selama sekitar satu tahun bekerja, MS disebut melakukan penarikan uang secara bertahap dengan nominal yang melebihi kebutuhan korban tanpa sepengetahuan pemilik rekening.

“Akibat perbuatannya, korban mengalami kerugian hingga sekitar Rp450 juta,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo mengungkapkan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan sebagian besar uang yang diduga digelapkan telah dikirim ke kampung halaman pelaku di Tuban, Jawa Timur.

Dana tersebut kemudian dipakai untuk membeli satu unit mobil, sepeda motor dan sejumlah perhiasan.

"Dari hasil penyidikan, uang yang diambil pelaku digunakan untuk membeli kendaraan roda empat, sepeda motor dan perhiasan. Saat ini kami telah mengamankan sejumlah perhiasan yang diduga dibeli menggunakan uang hasil kejahatan serta kartu ATM milik korban sebagai barang bukti," ujar Rachmad.

Topik Menarik