Kemenkes Angkat Bicara soal Kematian Dokter PPDS di Siak

Kemenkes Angkat Bicara soal Kematian Dokter PPDS di Siak

Terkini | inews | Rabu, 15 Juli 2026 - 10:59
share

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya angkat bicara terkait meninggalnya dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Riau (Unri), Alex Kristo Lotis, yang ditemukan tewas di area semak-semak di samping RSUD Tengku Rafian, Siak, Riau.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, mengatakan, pihaknya hingga kini masih menunggu informasi yang lebih lengkap dari RSUD Tengku Rafian maupun Universitas Riau terkait peristiwa tersebut.

"Kami masih menunggu info detil, lebih jelas dari pihak RSUD/Univiversitas Riau," kata Aji Muhawarman saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

Aji juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dokter PPDS tersebut. Menurutnya, Kementerian Kesehatan turut berduka dan prihatin atas peristiwa yang menimpa almarhum.

"Tentu kami turut prihatin terhadap kejadian tersebut dan berdukacita atas wafatnya almarhum," ujarnya.

Sebelumnya, Alex Kristo Lotis ditemukan meninggal dunia di semak-semak yang berada tepat di samping pagar RSUD Tengku Rafian Siak pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Penemuan jasadnya menggegerkan pegawai rumah sakit dan warga sekitar.

Berdasarkan keterangan kepolisian, Alex merupakan dokter PPDS Anestesi dari Universitas Riau yang tengah menjalani pendidikan sekaligus penugasan di RSUD Tengku Rafian sejak 1 Juli 2026.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian rapi berupa kemeja biru muda dan celana panjang. Tas beserta barang-barang pribadi, termasuk telepon genggam, juga ditemukan di sekitar lokasi.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian Alex.

Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani autopsi. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab kematian dokter PPDS tersebut.

Topik Menarik