Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Jangan Sekali-kali Melupakan Jasa Ulama

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Jangan Sekali-kali Melupakan Jasa Ulama

Berita Utama | inews | Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:32
share

JOMBANG, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memberi penghormatan kepada para kiai dan ulama atas peran krusial mereka dalam menjaga kemerdekaan dan moral bangsa. Dalam momen itu, Prabowo memperkenalkan istilah 'Jas Hijau' sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusinya.

Hal ini disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Kamis (27/82/2026).

"Kalau tidak salah Bung Karno ya mengatakan Jas Merah jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Saya ingin menyampaikan Jas Hijau: jangan sekali-sekali melupakan jasa ulama," ucap Prabowo yang langsung disambut tepuk tangan warga NU.

Kepala Negara mengingatkan bahwa meski kemerdekaan diproklamasikan di Jakarta, ujian sesungguhnya terjadi di Surabaya pada Oktober-November 1945. 

Menurutnya, peran ulama, kiai, dan santri dalam pertempuran besar tersebut sangatlah besar bagi tegaknya kedaulatan Indonesia.

Tak hanya kepada tokoh besar, Prabowo juga secara khusus berterima kasih kepada para 'kiai kampung'. Ia menilai mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang konsisten menjaga kerukunan dan akhlak masyarakat di akar rumput.

"Terima kasih kepada semua ulama yang terkenal maupun kiai-kiai kampung yang mungkin namanya tidak pernah masuk televisi tapi setiap hari menjaga akhlak anak-anak kita menjaga kerukunan umat dan kerukunan antar umat menjaga kedamaian di desa dan mendoakan bangsa tanpa meminta apa pun kepada negara," katanya.

"Terima kasih hormat saya kepada para ulama semuanya," tuturnya.

Topik Menarik