Pramono Ungkap Isi Pembicaraan dengan Wali Kota New York Zohran Mamdani, Bahas Apa?

Pramono Ungkap Isi Pembicaraan dengan Wali Kota New York Zohran Mamdani, Bahas Apa?

Berita Utama | inews | Senin, 28 September 2026 - 11:52
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertemu Wali Kota New York Zohran Mamdani di Civic Hall, New York, Amerika Serikat pada Minggu (20/9/2026). Dalam pertemuan itu keduanya membahas pengelolaan transportasi di tengah tingginya mobilitas penduduk Jakarta dan wilayah aglomerasi.

"New York relatif persoalannya itu hampir sama dengan Jakarta, sebagai kota yang sangat padat, multikultur, multietnik, semua orang datang ke tempat itu, sehingga dengan demikian problemnya menjadi complicated," kata Pramono kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

Mamdani juga menanyakan cara Jakarta mengelola transportasi untuk melayani penduduk dalam jumlah besar. Pramono menyebut jumlah penduduk Jakarta mencapai 11 juta, sedangkan populasi kawasan metropolitan mencapai 42 juta berdasarkan data resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Wali Kota Mamdani bertanya kepada saya bagaimana penanganan Jakarta dengan penduduk 11 juta, dan kemudian dengan aglomerasi atau metropolitan-nya menjadi 42 juta, data resmi dari UN," ungkapnya.

Pramono kemudian menjelaskan pengembangan transportasi berbasis aglomerasi melalui Transjabodetabek. Pengelolaan transportasi Jakarta kini tidak hanya berfokus pada layanan Transjakarta, tetapi diperluas untuk menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga.

"Saya sampaikan bahwa kalau dulu yang diatur hanya Transjakarta, sekarang pengaturannya menjadi Transjabodetabek," imbuh Pramono.

Penjelasan tersebut kemudian mengarah pada persoalan pembiayaan. Mamdani menanyakan skema subsidi yang digunakan untuk menopang layanan transportasi aglomerasi.

"Nah, bagi dia yang menjadi pertanyaan paling dalam adalah bagaimana dengan subsidinya? Ya sementara ini subsidi sepenuhnya menjadi beban tanggung jawab Pemerintah Jakarta," jelas Pramono.

Menurut Pramono, integrasi berbagai moda transportasi menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas Jakarta dan wilayah sekitarnya. Saat ini, masyarakat memiliki sejumlah pilihan transportasi publik, mulai dari MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, JakLingko, Microtrans hingga KRL.

"Dan kami yakin kalau ini penataannya menjadi lebih baik, sekarang ini kan orang juga merasakan bahwa fasilitas transportasi di Jakarta setelah MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, JakLingko, Microtrans, KRL, membuat Jakarta konektivitasnya menjadi semakin baik," tutup Pramono.

Topik Menarik