Maulid Nabi di Jaksel Ricuh, Pramono: Tidak Elok Jam 1 Malam Masih Bunyikan Petasan

Maulid Nabi di Jaksel Ricuh, Pramono: Tidak Elok Jam 1 Malam Masih Bunyikan Petasan

Terkini | inews | Senin, 5 Oktober 2026 - 14:03
share

JAKARTA, iNews.id - Gelaran Maulid Nabi di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan viral usai masih menyalakan petasan hingga pukul 01.00 WIB. Suara petasan tersebut mengganggu warga sekitar hingga memicu protes, terutama dari ibu-ibu yang anaknya terbangun.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyoroti kejadian tersebut dan mengatakan hal tersebut tidak seharusnya dilakukan. Dia pun meminta jajaran Pemerintah Provinsi Jakarta ikut menangani persoalan tersebut.

"Itu kan hampir jam 00.30 WIB malam, kurang lebih jam 02.00 WIB saya membaca itu, kemudian saya meminta pada jajaran Pemerintah DKI Jakarta untuk berperan. Karena bagaimanapun tidak tidak eloklah bahwa sudah jam 01.00 malam masih membunyikan petasan dan sebagainya," ujarnya pada wartawan, Senin (5/10/2026).

Eks Sekretaris Kabinet ini menilai kegiatan yang berlangsung hingga dini hari perlu memperhatikan ketertiban dan kenyamanan warga sekitar. Pemprov Jakarta juga telah menginstruksikan jajaran terkait untuk ikut menyelesaikan persoalan tersebut.

"Kebetulan saya mengikuti begitu peristiwa terjadi, masyarakat, keluarga Ibu itu juga. Kebetulan anaknya Ibu tadi kan memang sensitif terhadap petasan dan sebagainya," tuturnya.

Suara petasan dalam kegiatan tersebut turut membuat warga sekitar terganggu. Protes terutama disampaikan ibu-ibu yang anaknya terbangun akibat suara petasan, seperti terlihat dalam video yang beredar.

Pramono meminta kegiatan masyarakat tetap memperhatikan lingkungan sekitar, terutama jika berlangsung hingga malam hari. Dia juga meminta penggunaan petasan tidak kembali mengganggu ketertiban warga.

"Saya minta ini mudah-mudahan tidak terulang kembali, kebetulan hadir dalam kesempatan ini ada Wali Kota Jakarta Timur dan Wali Kota Jakarta Selatan, hal yang berkaitan dengan itu kita batasi. Kalau memang masih jam sore monggo saja, tapi jangan kemudian mengganggu ketertiban masyarakat," kata Pramono.

Topik Menarik