15 Rumah di Pelalawan Riau Terbakar, Diduga Korsleting Listrik dari Kedai Kopi

15 Rumah di Pelalawan Riau Terbakar, Diduga Korsleting Listrik dari Kedai Kopi

Nasional | inews | Minggu, 4 Januari 2026 - 09:18
share

PELALAWAN, iNews.id – Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Pemda, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Sabtu (3/1/2026) sore. Kejadian itu mengakibatkan 15 rumah kontrakan semipermanen dan dua kedai kopi ludes diamuk si jago merah. 

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut, namun api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di bagian dapur salah satu kedai kopi. Material bangunan yang didominasi kayu membuat api dengan cepat merambat dan menghanguskan seluruh deretan bangunan petak tersebut.

Insiden ini memicu gelombang kekecewaan dari warga setempat. Pasalnya, saat api sedang berkobar hebat, hanya satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Pelalawan yang tiba di lokasi. Ironisnya, mesin pompa air pada mobil tersebut sempat macet dan rusak saat akan digunakan. 

"Sangat mengecewakan. Sudah datangnya cuma satu unit, mesin pompanya macet pula. Setelah diotak-atik lama baru hidup, itu pun sebentar saja menyiram plafon rumah dokter langsung habis airnya," ujar Emi, salah seorang saksi mata di lokasi. 

Akibat keterlambatan dan kendala teknis armada Damkar pemda, warga terpaksa berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya, mulai dari ember hingga panci, untuk mencegah api merambat ke rumah permanen di sekitarnya. Api baru benar-benar dapat dikendalikan setelah satu unit mobil pemadam milik perusahaan swasta datang membantu. 

Suasana haru menyelimuti lokasi kejadian saat Ibu Marlina, salah satu korban kebakaran, tak kuasa menahan tangis sambil memeluk kelima anaknya. Ia hanya bisa meratapi rumah kontrakannya yang kini hanya tersisa puing. 

Meski seluruh keluarganya selamat, Marlina mengaku tidak sempat menyelamatkan harta benda, termasuk dokumen penting. "Semua habis, barang-barang tidak ada yang selamat. Paling sedih ijazah sekolah tiga anak saya ikut terbakar," ungkap Marlina dengan suara parau.

Camat Pangkalan Kerinci, Junaidi, yang turun langsung ke lokasi mengonfirmasi bahwa berdasarkan informasi sementara, api dipicu oleh hubungan pendek arus listrik di bagian atas salah satu kedai. 

"Ada 15 unit bangunan semi permanen yang terdampak. Kami masih mendata kerugian total, namun fokus utama adalah memastikan bantuan bagi para pengungsi," kata Junaidi. 

Kini, warga Pangkalan Kerinci mempertanyakan kesiapan armada pemadam kebakaran milik Pemkab Pelalawan dalam menghadapi situasi darurat, mengingat statusnya sebagai ibu kota kabupaten namun hanya satu armada yang diterjunkan dengan kondisi teknis yang memprihatinkan.

Topik Menarik