Macet Nyaris 2 Km, One Way Diberlakukan di Lingkar Gentong sampai Simpang Sukamantri

Macet Nyaris 2 Km, One Way Diberlakukan di Lingkar Gentong sampai Simpang Sukamantri

Nasional | sindonews | Rabu, 18 Maret 2026 - 18:03
share

Polresta Tasikmalaya Kota melakukan rekayasa lalu lintas satu jalur atau one way demi mengurai kemacetan di jalur Lingkar Gentong pada Rabu (18/3/2026) sore. Penumpukan kendaraan sudah tampak dari arah Letter U Lingkar Gentong, dengan estimasi kemacetan nyaris dua kilometer.

Dari pantauan di lokasi pukul 16.20, kendaraan roda dua, roda empat hingga bus mewarnai kemacetan. Terkecuali roda dua, kendaraan jenis lain tampak hanya dapat melaju gas perlahan antara 5-10 km/jam. Itu pun melaju dalam selisih 3-4 menit.

Petugas Satlantas Aiptu Dartono mengatakan one way diberlakukan secara kondisional. Titik mula penutupan jalur dimulai dari Simpang Sukamantri sampai Letter U Lingkar Gentong sehingga kendaraan yang melaju dari arah Gentong diperbolehkan menggunakan dua jalur.

Baca juga: Puncak Mudik 2026, Tol Layang MBZ Wilayah Bekasi-Karawang Macet Parah

"One way sudah 30 menit dari Simpang Sukamantri karena di situ persimpangan arus yang mau ke Ciamis, Banjar, sampai Jawa Tengah," kata Dartono saat ditemui di depan SPBU 34.46116, Rabu (18/3).Setelah diberlakukan rekayasa lalin one way selama setengah jam, arus dari arah Lingkar Gentong kembali perlahan lancar. Namun, setelah sesaat jalur dikembalikan normal, masih ada sedikit penumpukan kendaraan, meski tidak separah sebelum diberlakukannya one way.

Lihat video: Parah! Tol MBZ Macet 15 Km, Pemudik Terpaksa Istirahat di Pinggir Jalan

"Kami masih lihat situasi ke depan. Nanti bisa saja ditambah 30 menit one way. Masih menunggu arahan Pak Kasat Lantas yang masih patroli pantau arus," ujar dia.

Adapun sebelumnya, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKPB Andi Purwanto menekankan penerapan one way sejalan imbauan Korp Lalu Lintas Polri yang berencana memberlakukan rekayasa lalin satu jalur pada 18 Maret 2026, seiring diprediksi menjadi puncak arus mudik.

"Jadi, kami sudah melakukan evaluasi-evaluasi terkait kemungkinan-kemungkinan yang terjadi apabila antrian kendaraan mengantre panjang. Nah, khususnya kami di fokus di kawasan sekitar Pasar Ciawi dan Letter U Gentong, kata Andi saat ditemui di Letter U Lingkar Gentong.

Topik Menarik