Profil Brigjen Pol Yade Setiawan Ujung, Lulusan Akpol 2000 yang Miliki Karier Cemerlang

Profil Brigjen Pol Yade Setiawan Ujung, Lulusan Akpol 2000 yang Miliki Karier Cemerlang

Nasional | sindonews | Jum'at, 20 Maret 2026 - 18:15
share

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara kenaikan pangkat 47 perwira tinggi (Pati) Polri. Salah satunya Yade Setiawan Ujung yang resmi naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol.

Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir mengungkapkan kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, kinerja, serta pengabdian para perwira tinggi Polri.

“Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Isir dikutip, Jumat (20/3/2026).

Baca juga: 47 Perwira Polri Naik Pangkat, Ada Kapolda Papua Barat hingga Kalemdiklat Polri

Yade Setiawan Ujung merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000. Yade meniti karier panjang dari lapangan mulai dari Polresta Surakarta sebagai Pamapta pada 2000. Selanjutnya, dia dipercaya memimpin wilayah sebagai Kapolsek. Dari situ, Yade kemudian diangkat sebagai Kanit Reskrim.

Kariernya terus berkembang saat bertugas di Polda Metro Jaya. Berbagai jabatan strategis diembannya, Yade kemudian diangkat menjadi Panit Subdit Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kanit Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kapolsekta, Kasat Reskrim, hingga Kanit di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Pada 2016, Yade menjabat Kapolres Malang, Polda Jawa Timur. Di wilayah dengan kultur kuat itu, Yade mengedepankan pendekatan dialogis dan solutif, membangun kepercayaan masyarakat sebagai bagian dari penegakan hukum.

Tak heran apabila Yade dikenal masyarakat luas sebagai pemimpin yang komunikatif dan kolaboratif selama bertugas di Malang. Pengalamannya lalu tuangkan dalam buku “Bhayangkara di Bumi Arema”, berisi 77 strategi implementasi Program Promoter Kapolri di tingkat polres.

Selain kiprah operasional, Yade menempuh pendidikan akademik hingga meraih gelar doktor kebijakan publik dari Universitas Padjadjaran (Unpad). Yade juga tercatat sebagai lulusan terbaik di berbagai jenjang pendidikan kepolisian. Yade dikenal sebagai lulusan terbaik pada setiap jenjang pendidikan strategis. Yade meraih Tri Sakti Wiratama Emas di Akpol, peraih Wiyata Cendikia Terbaik di PTIK, serta juga tercatat sebagai Lulusan Terbaik Sespimmen dan Sespimti Polri.

Tidak hanya itu, Yade juga tercatat pernah mengikuti pendidikan internasional, seperti supervisory criminal investigator course di ILEA Bangkok dan investigation skill training pada program International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat.

Hal itu memperluas perspektifnya tentang tantangan keamanan global dan pentingnya kerja sama lintas negara. Seusai menjabat sebagai kapolres, Yade mulai mengisi peran-peran strategis di luar wilayah.

Yade pernah menjabat Kabagbinops Biroops Polda Sulawesi Tengah, sekpri wakapolri spripim kapolri, hingga dipercaya sebagai direktur kerja sama internasional BIN Baintelkam Polri.

Peran-peran tersebut menempatkannya pada simpul penting antara operasional lapangan dan perumusan kebijakan. Ia terlibat dalam koordinasi lintas lembaga, penguatan kerja sama internasional, serta pengelolaan isu keamanan yang berdampak luas.Pada 2025, Yade dipercaya sebagai Asisten Deputi Bidang Koordinasi Kamtibmas di Kemenko Polkam, bersamaan dengan promosi kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi pada awal 2026. Yade termasuk yang pertama pada Akpol angkatan 2000.

Tidak hanya itu, Yade juga memiliki menerima banyak penghargaan nasional, di antaranya dua Pin Emas Kapolri, penghargaan dari menteri PAN dan RB atas perintisan wilayah bebas dari korupsi dan birokrasi bersih melayani, serta penghargaan pelayanan publik Prima.

Yade juga menerima apresiasi atas penanganan kasus anak serta kinerja Satgas Nusantara terbaik dari Kapolri.

Topik Menarik