Arab Saudi Bombardir Pelabuhan Mukalla, Indonesia Serukan Semua Pihak Menahan Diri

Arab Saudi Bombardir Pelabuhan Mukalla, Indonesia Serukan Semua Pihak Menahan Diri

Terkini | okezone | Kamis, 1 Januari 2026 - 11:26
share

JAKARTA -  Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memantau secara intensif eskalasi konflik yang terjadi di Yaman, terutama terkait situasi keamanan di wilayah Hadramout dan Al-Mahra.

"Indonesia terus mengikuti dengan seksama perkembangan terkini di Republik Yaman dan mengapresiasi upaya lanjutan para pihak terkait untuk menjaga stabilitas dan keamanan, khususnya di wilayah Hadramout dan Al-Mahra," tulis keterangan Kemlu RI lewat akun X resminya, Kamis (1/1/2026).

Kemlu juga menegaskan sikap Indonesia yang menyerukan agar seluruh pihak yang terlibat tidak memperkeruh situasi dan menghindari langkah sepihak.

"Indonesia menegaskan kembali seruannya kepada semua pihak untuk menahan diri dan menghindari tindakan sepihak yang dapat berdampak pada kondisi keamanan," ujarnya.

Indonesia kembali menekankan pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur damai dan dialog politik yang melibatkan semua pihak.

"Indonesia kembali menekankan pentingnya penyelesaian damai melalui dialog politik yang inklusif dan komprehensif di bawah koordinasi PBB, dengan menghormati pemerintahan Yaman yang sah serta integritas teritorialnya," demikian keterangan Kemlu.

Sekadar diketahui wilayah Hadramout merupakan provinsi terluas di Yaman dan dikenal memiliki sumber daya minyak yang melimpah.

 

Bagi Indonesia, kondisi stabil di kawasan ini memiliki arti penting karena Kota Tarim di Hadramout menjadi pusat pendidikan agama yang menampung ribuan pelajar asal Indonesia yang hingga kini masih menempuh pendidikan di sana.

Ketegangan terbaru dipicu oleh serangan Arab Saudi terhadap pengiriman senjata milik Uni Emirat Arab (UEA) di Pelabuhan Mukalla, yang berada di wilayah Hadramout. Menyusul insiden tersebut, UEA dilaporkan menarik sisa pasukan militernya dari Yaman.

Topik Menarik