Jembatan Presisi Polri Dinilai Permudah Akses dan Mobilitas Warga Jateng
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan sebanyak 19 Jembatan Merah Putih Presisi secara serentak di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.
Pembangunan jembatan tersebut dilakukan oleh Polri sebagai upaya membantu meningkatkan mobilitas dan konektivitas masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan, menyampaikan apresiasi atas capaian Polri tersebut.
"Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kapolri dan Kapolda Jawa Tengah atas capaian besar Polri yang telah berhasil membangun 19 Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Jawa Tengah," kata Edi kepada Okezone, Kamis (15/1/2026).
Menurut Edi, pembangunan jembatan di 19 titik tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terutama warga yang tinggal di wilayah perairan maupun daerah terpencil yang sebelumnya mengalami kesulitan akses.
Ia menambahkan, sambutan masyarakat terhadap kehadiran jembatan tersebut sangat positif. Hal ini menunjukkan peran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat.
"Kami memantau sambutan masyarakat sangat bagus. Kita melihat Polri telah hadir sebagai pelayan, pelindung, pengayom, sekaligus penolong masyarakat," ujar Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) itu.
Berdasarkan pengamatan Lemkapi, kehadiran jembatan di berbagai lokasi disambut antusias oleh masyarakat. Bahkan, warga mengaku baru kali ini mengetahui adanya program pembangunan jembatan yang digagas oleh Polri hingga menjangkau perkampungan.









