Jatuh ke Jurang 20 Meter, Jenazah Pendaki Gunung Slamet Berhasil Dievakuasi

Jatuh ke Jurang 20 Meter, Jenazah Pendaki Gunung Slamet Berhasil Dievakuasi

Berita Utama | okezone | Kamis, 15 Januari 2026 - 17:34
share

JAKARTA – Upaya pencarian tim SAR gabungan terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan atau Ali (18), pendaki Gunung Slamet yang dilaporkan hilang sejak Selasa, 30 Desember 2025, akhirnya membuahkan hasil. Jenazah Ali berhasil ditemukan dan dievakuasi pada Kamis 15 Januari 2026.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan korban ditemukan di sisi selatan lereng Gunung Slamet, tepatnya di jalur turun menuju Basecamp (BC) Gunung Malang, yang bukan merupakan jalur pendakian awal korban.

"Lokasi jatuhnya Ali berada di sisi selatan lereng pada jalur turun menuju BC Gunung Malang. Artinya, bukan jalur pendakian saat Ali naik, yaitu melalui BC Dipajaya," ujar Budiono, Kamis (15/1/2026).

 

Menurut Budiono, korban ditemukan pada Rabu 13 Januari 2026 atau hari ke-16 pencarian, sekitar pukul 10.49 WIB, di area sekitar Pos 9 pendakian, di dasar lereng yang tidak jauh dari batas vegetasi. Namun, proses evakuasi tidak dapat langsung dilakukan karena kondisi medan dan cuaca.

“Alhamdulillah, kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh sehingga mudah dikenali. Untuk penyebab meninggalnya korban, pihak RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga yang akan menyampaikan secara resmi,” tuturnya.

 

Ia menjelaskan, cuaca yang tidak bersahabat disertai kabut tebal membuat tim SAR harus menunda evakuasi demi keselamatan personel. Evakuasi baru dapat dilakukan pada Kamis (15/1/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Dari kedalaman jurang sekitar 20 meter, tim SAR gabungan bahu-membahu mengevakuasi jenazah siswa kelas XII SMAN 5 Magelang tersebut menuju BC Gunung Malang, Kabupaten Purbalingga. Cuaca yang cukup cerah membantu kelancaran proses evakuasi hingga akhirnya jenazah tiba di basecamp sekitar pukul 14.30 WIB.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim SAR gabungan yang telah berupaya maksimal hingga berhasil menemukan saudara Ali, apa pun keadaannya, sehingga almarhum dapat dimakamkan secara layak oleh keluarga,” ujar Budiono.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. “Kami dari Basarnas mengucapkan terima kasih dan semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Topik Menarik