Pascabencana Aceh, Billy Mambrasar Soroti Kontrakan Mahasiswa Papua: Kondisinya Mengenaskan

Pascabencana Aceh, Billy Mambrasar Soroti Kontrakan Mahasiswa Papua: Kondisinya Mengenaskan

Berita Utama | okezone | Senin, 26 Januari 2026 - 07:46
share

ACEH — Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, Billy Mambrasar, meninjau kontrakan mahasiswa Papua di Aceh pascabencana. Ia menemukan kondisi hunian yang memprihatinkan dan tidak layak.

Billy mendengarkan aspirasi mahasiswa, salah satunya Sonny Orocomna. Mahasiswa asal Papua yang kuliah di Lhokseumawe itu menyampaikan bahwa bantuan yang diterima hingga kini baru berasal dari Provinsi Papua Barat.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari provinsi-provinsi lain di Papua. Saat ini baru Papua Barat yang mengirimkan bantuan,” kata Sonny, dikutip Senin (26/1/2026).

Senada disampaikan Boaz Tambuni yang berharap adanya dukungan berkelanjutan, terutama bantuan pendidikan berupa beasiswa. “Selain bantuan darurat, kami juga berharap ada dukungan pendidikan seperti beasiswa agar kami bisa tetap melanjutkan kuliah dengan tenang,” ujar Boaz.

 

Sementara Billy menegaskan, pemerintah provinsi di seluruh wilayah Papua harus hadir membantu mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di luar daerah, khususnya di Aceh.

“Pemerintah provinsi harus bisa membantu adik-adik mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di luar Papua, terutama di Aceh. Bantuan itu tidak hanya soal pendidikan, tapi juga menyangkut kondisi tempat tinggal mereka,” ujar Billy.

Ia mengingatkan kewajiban alokasi 30 persen Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk sektor pendidikan. Menurutnya, Dana Otsus sudah jelas mengamanatkan 30 persen untuk pendidikan. 

"Ini harus benar-benar dimaksimalkan, termasuk untuk membantu mahasiswa Papua yang sedang kuliah di luar daerah, apalagi dalam situasi darurat seperti ini,” katanya.

Billy menyinggung kondisi hunian mahasiswa Papua di Banda Aceh yang masih belum layak. Ia menegaskan, hal tersebut harus menjadi perhatian bersama.

“Kondisi di Banda Aceh juga masih sangat kurang layak. Ini perlu menjadi perhatian bersama agar mahasiswa kita bisa tinggal dengan aman dan manusiawi,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Billy turut mengawal penyaluran bantuan hasil donasi dari Yayasan Kitong Bisa bersama Direktur Utama Yayasan Kitong Bisa, Andi Muhammad Risquillah Rodhi Putra. Bantuan disalurkan untuk membantu pemulihan mahasiswa Papua yang terdampak bencana.

Andi menyampaikan bantuan tersebut berasal dari penggalangan dana publik. “Kami di sini menyalurkan bantuan dari hasil crowd funding yang dijalankan Kitong Bisa, dengan harapan hasil dari donasi ini dapat membantu adik-adik mahasiswa Papua di Aceh dalam proses pemulihan pasca bencana,” pungkasnya.

Topik Menarik