5 Pembalap Indonesia yang Menembus Ajang Balap Dunia, Nomor 1 Cetak Sejarah di Formula 1
INDONESIA memiliki sejumlah pembalap yang berhasil menembus kompetisi balap profesional dunia. Meski persaingan di dunia motorsport sangat ketat dan didominasi pembalap dari Eropa serta Amerika, beberapa talenta Tanah Air mampu menunjukkan kualitasnya di panggung internasional.
Bahkan, sebagian dari mereka tidak hanya sekadar tampil, tetapi juga mencatatkan prestasi membanggakan di berbagai kejuaraan dunia.
Berikut lima pembalap Indonesia yang pernah menembus ajang balap profesional dunia beserta jejak prestasinya.
1. Rio Haryanto
Rio Haryanto memegang catatan sejarah tertinggi bagi otomotif Indonesia. Ia adalah satu-satunya putra bangsa yang berhasil menembus kursi balap resmi di kompetisi balap mobil paling prestisius di planet bumi, Formula 1.
Jejak Prestasi:
Pembalap Formula 1 (2016): Berkompetisi penuh di paruh musim pertama F1 bersama tim Manor Racing.
Peringkat 4 GP2 Series 2015: Meraih tiga kemenangan seri yang menjadi tiket utamanya menuju F1.
Juara Formula BMW Pasifik 2009: Langkah awal yang dominan sebelum meniti karier di Eropa.
2. Sean Gelael
Hingga saat ini, Sean Gelael adalah pembalap Indonesia yang paling konsisten meraih podium di ajang balap ketahanan dunia (Endurance Racing). Setelah bertahun-tahun di Formula 2 (2017-2020), ia kini menjadi salah satu pembalap elit di ajang FIA World Endurance Championship (WEC).
Jejak Prestasi:
Runner-up 24 Hours of Le Mans (LMP2): Meraih podium kedua di balapan ketahanan paling legendaris dunia pada tahun 2021 dan 2022.
Runner-up FIA WEC 2021: Menempati posisi kedua klasemen akhir dunia di kelas LMP2.
Pernah Setim dengan Valentino Rossi di WEC 2024.
3. Ananda Mikola
Ananda Mikola adalah salah satu pembalap formula terbaik yang pernah dimiliki Indonesia pada transisi milenium. Ia merupakan pembalap Indonesia pertama yang berhasil menembus ajang balap formula satu tingkat di bawah Formula 1 (F1) pada masanya, yakni Formula 3000.
Balapan yang sekarang lebih dikenal dengan GP2/Formula 2 itu menjadi sebuah kompetisi sebelum naik level ke F1.
Jejak Prestasi:
Juara Formula Asia 1996: Prestasi yang melambungkan namanya ke kancah internasional.
International Formula 3000: Tampil di kompetisi kasta kedua di bawah F1 pada tahun 2000-2001.
Formula Nippon & A1GP: Menjadi andalan tim Indonesia di berbagai ajang balap formula tingkat dunia.
4. Ricardo Gelael
Berbeda dengan nama lainnya di daftar ini, Ricardo Gelael adalah legenda di lintasan tanah atau reli. Ia merupakan sosok pionir yang membawa nama Indonesia ke level tertinggi kejuaraan reli dunia pada era 1990-an.
Jejak Prestasi:
World Rally Championship (WRC): Berkompetisi di kelas utama WRC saat Indonesia menjadi tuan rumah pada tahun 1996 dan 1997.
Pionir Motorsport: Menjadi tokoh kunci yang membuka jalan bagi generasi pembalap sirkuit masa kini melalui dukungan tim balap nasional.
5. Veda Ega Pratama
Pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini merupakan prospek tercerah Indonesia di dunia balap motor saat ini. Veda menjadi pembalap pertama yang berhasil menjuarai Asia Talent Cup dengan dominasi total sebelum melangkah ke jenjang Eropa.
Kini Veda pun tengah berkompetisi di Moto3 2026. Aksi perdananya di seri Thailand pun berakhir manis karena Veda sanggup finis di posisi kelima.
Jejak Prestasi:
Juara Asia Talent Cup 2023: Mencetak rekor poin tertinggi dalam satu musim kompetisi.
Red Bull MotoGP Rookies Cup: Menjadi wakil Indonesia yang bersaing langsung di jalur menuju MotoGP.
FIM JuniorGP: Aktif berkompetisi di kasta balap motor junior dunia di Eropa sebagai jembatan menuju kelas utama.
Sebenarnya selain kelima pembalap di atas, masih ada rider Indonesia lain yang mampu bersinar di kancah internasional. Seperti Mario Aji yang kini bertarung di Moto2 2026, lalu Doni Tata, Dimas Ekky Pratama, dan Rafid Topan.










