Negara-Negara Eropa Tolak Tuntutan Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Negara-Negara Eropa Tolak Tuntutan Trump Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Terkini | okezone | Selasa, 17 Maret 2026 - 05:49
share

JAKARTA – Tuntutan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada negara-negara untuk mengirim kapal perang guna membuka blokade Selat Hormuz oleh Iran mendapat penolakan dari para pemimpin Eropa. Negara-negara Barat, yang biasanya menjadi sekutu dekat AS, tampaknya tidak berminat terseret dalam konflik dengan Iran, yang dimulai oleh Israel dengan dukungan Washington.

Berbicara dalam pertemuan di Brussels, Belgia, Senin (16/3/2026), Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul mengatakan Berlin tidak berniat bergabung dalam operasi militer selama konflik tersebut.

“Kita membutuhkan kejelasan lebih lanjut di sini,” kata Wadephul kepada wartawan menjelang pertemuan tersebut, sebagaimana dilansir Al Jazeera. “Kami mengharapkan AS dan Israel memberi tahu kami, melibatkan kami dalam apa yang mereka lakukan di sana, dan menjelaskan apakah tujuan-tujuan ini tercapai.”

“Setelah kita memiliki gambaran yang jelas tentang hal itu, kami percaya perlu beralih ke fase berikutnya, yaitu mendefinisikan arsitektur keamanan untuk seluruh wilayah ini bersama dengan negara-negara tetangga,” ujarnya.

Sementara itu, berbicara dari Berlin, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan bahwa meskipun tidak akan ada “partisipasi militer” dari negaranya, mereka siap mendukung upaya diplomatik “untuk memastikan jalur aman melalui Selat Hormuz”.

 

“Ini bukan perang kita (Jerman). Kita tidak memulainya,” kata Pistorius. “Apa yang diharapkan Trump dari segelintir fregat Eropa di Selat Hormuz yang tidak dapat dilakukan oleh Angkatan Laut AS yang kuat?”

Jerman juga menegaskan bahwa konflik antara AS dan Israel dengan Iran tidak ada hubungannya dengan NATO, menekankan bahwa NATO adalah "aliansi untuk pertahanan wilayah", bukan ofensif.

Anggota NATO lainnya, Inggris, memberikan tanggapan serupa dengan Perdana Menteri Keir Starmer yang menekankan bahwa negara itu “tidak akan terlibat dalam perang yang lebih luas”. Starmer mengatakan bahwa pengiriman kapal perang ke Hormuz “tidak pernah direncanakan sebagai misi NATO”.

Topik Menarik