Evakuasi 8 Jam Belum Tuntas, Tiga Korban Masih Terperangkap di KRL

Evakuasi 8 Jam Belum Tuntas, Tiga Korban Masih Terperangkap di KRL

Terkini | okezone | Selasa, 28 April 2026 - 07:33
share

JAKARTA - Proses evakuasi kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih menyisakan ketegangan. Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, tiga orang dilaporkan masih terperangkap di dalam rangkaian kereta, sementara tim gabungan terus berjibaku melakukan penyelamatan dengan penuh kehati-hatian.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa total korban meninggal dunia mencapai tujuh orang. Selain itu, 81 korban lainnya mengalami luka-luka dan tengah menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

“Masih ada sekitar tiga orang yang terperangkap di dalam kereta. Proses evakuasi kami lakukan sangat hati-hati untuk memastikan keselamatan korban,” ujar Bobby dalam konferensi pers di lokasi.

Evakuasi yang telah berlangsung sekitar delapan jam itu melibatkan tim dari Basarnas dan berbagai unsur terkait. Fokus utama saat ini adalah mengeluarkan korban yang masih terjebak tanpa memperburuk kondisi struktur kereta yang rusak.

 

Sementara itu, sebanyak 12 gerbong KA Argo Bromo Anggrek telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke Stasiun Bekasi. Proses selanjutnya akan difokuskan pada penanganan lokomotif serta pencarian korban yang belum berhasil dikeluarkan.

Di sisi operasional, jalur hilir kereta api sudah mulai dibuka kembali. Namun, layanan Commuter Line masih belum bisa berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Untuk sementara, perjalanan KRL dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi.

Sebagai bentuk respons darurat, PT KAI juga telah membuka posko tanggap darurat di lokasi kejadian. Keluarga korban dapat memperoleh informasi melalui call center 121 atau langsung mendatangi posko tersebut.

Insiden ini meninggalkan duka sekaligus perhatian besar pada aspek keselamatan transportasi rel. Di tengah upaya evakuasi yang masih berlangsung, harapan tertuju pada keselamatan tiga korban yang hingga kini masih terperangkap di dalam rangkaian kereta.

Topik Menarik