Prabowo: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya, Jangan Langgar Hukum!
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berseloroh bahwa para pengusaha Indonesia memiliki banyak dosa. Hal ini disampaikan Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).
“Saudara-saudara saya mengajak sekarang ya karena ini Hipmi, Hipmi pengusaha, pengusaha, tunggu dulu. Pengusaha Indonesia banyak dosanya. Betul? Lo enggak bisa bohong sama gue, gue udah ngerti lo,” kata Prabowo.
Prabowo mengaku telah mengenal banyak tokoh Hipmi sejak lama. Dirinya bahkan menyebut sejumlah nama senior organisasi tersebut yang telah dikenalnya sejak masih muda.
“Itu tokoh-tokoh Hipmi ini gue kenal dari kecil. Bambang Wiyogo gue kenal waktu dia masih punya rambut hmm. Ini semua satu-satu gue kenal semua itu. Cicip (Sharif Cicip Sutardjo), wah ini semua gue kenal semua itu. Bang Latief (Abdul Latief) gue kenal juga,” ujarnya.
Rio Tersingkir, Niki Becker dan Celyna Grace Melaju ke Grand Final Indonesian Idol Season XIV
Meski berkelakar soal "dosa" para pengusaha, Prabowo mengajak seluruh pelaku usaha untuk menatap masa depan dan mematuhi aturan hukum yang berlaku.
“Saudara-saudara, tapi sudahlah ya nggak apa-apa. Dosa kita tutup. Kita bangkit ke depan. Sekarang jangan coba-coba melanggar hukum,” tutur Prabowo.
Prabowo menilai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), akan membuat berbagai bentuk pelanggaran semakin mudah terdeteksi.
“Saudara akan saudara akan kalah. Kenapa? Sekarang ada teknologi. Sekarang ada AI, ada kecerdasan ini, sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam 5 menit. Kontrak setebal ini 5 menit,” katanya.
Di akhir sambutannya, Prabowo mengajak para pengusaha untuk memanfaatkan teknologi dan sumber daya yang dimiliki demi mendorong kemajuan bangsa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jadi saudara-saudara mari kita raih masa depan yang baik ya. Kita kuasai kita kendalikan semua untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat kita. Kita percaya kita bisa membangun Indonesia yang hebat,” kata Prabowo.










