Son Heung-min Diejek, Timnas Korea Selatan Boikot Media Lokal di Piala Dunia 2026
TIMNAS Korea Selatan memutuskan memboikot jurnalis-jurnalis dari negaranya yang meliput Piala Dunia 2026. Hal itu dilakukan setelah skandal bocornya percakapan bernada mengejek yang ditujukan kepada Son Heung-min.
Publik Korea Selatan tengah dihebohkan dengan bocoran percakapan di antara jurnalis yang meliput kegiatan Taegeuk Warriors di Piala Dunia 2026. Salah satunya berisi soal kewajiban militer.
1. Wajib Militer
Seorang jurnalis disebut mengejek Son yang tidak menyelesaikan kewajiban militer selama dua tahun. Eks Tottenham Hotspur itu mendapatkan keistimewaan usai membawa Korea Selatan meraih medali emas di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Ketika itu, Son hanya diwajibkan menjalani latihan dasar kemiliteran (latdas) selama tiga pekan alih-alih dua tahun atau 21 bulan. Tidak sembarang orang bisa mendapatkan keistimewaan tersebut.
2. Dimanfaatkan
Hasil Chelsea vs Manchester City di Final Piala FA 2025-2026: The Citizens Juara Usai Menang 1-0
Bagi atlet, hanya mereka yang meraih medali emas di level kejuaraan dunia dan Olimpiade serta Asian Games, yang akan mendapat keringanan. Celah itu yang dimanfaatkan Son Heung-min.
Tapi, keistimewaan itu pula yang disinggung oleh wartawan. Sudah begitu, mereka mengejek cara Son berlari di laga kontra Timnas Republik Ceko yang dimenangi Korea Selatan 2-1.
“(Cara dia berlari) itu karena dia kapten tim? Dia seperti sedang berlari saat wajib militer. Apa karena dia kapten,” kata seorang wartawan, dikutip dari VN Express, Selasa (16/6/2026).
“Orang-orang ini mana tahu soal kemiliteran,” cibir wartawan lainnya.
Terang saja, ucapan itu dianggap menyakiti Son. Dinukil dari Football Asian, skuad Timnas Korea Selatan langsung memutuskan memboikot media-media lokal!
Pasukan Hong Myung-bo menolak memberikan wawancara khusus terutama di mixed zone usai laga dan latihan. Imbasnya, media officer (MO) Timnas Korea Selatan pun mundur!









