Balas Ejekan Lamine Yamal, Ibrahima Konate: Prancis Tidak Takut Lawan Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
ARLINGTON – Tensi tinggi langsung memanas menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Timnas Prancis vs Spanyol, pada Rabu 15 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Bek tengah Les Bleus, Ibrahima Konate, secara terbuka membalas psywar yang dilontarkan oleh bintang muda Spanyol, Lamine Yamal.
Sebelumnya, Yamal sempat memicu percikan api setelah membawa Spanyol mendepak Belgia. Pemain muda tersebut dengan percaya diri menyatakan Prancis-lah yang seharusnya merasa cemas menjelang duel perebutan tiket final ini.
1. Menolak Terjebak Perang Urat Saraf
Menanggapi klaim sepihak tersebut, Konate menegaskan pasukannya sama sekali tidak gentar. Alih-alih terprovokasi, armada Didier Deschamps memilih untuk tetap fokus pada persiapan internal mereka sendiri.
"Apakah Prancis takut pada Spanyol? Sama sekali tidak. Sejujurnya, kami tidak terlalu peduli dengan apa yang dikatakan sebelum pertandingan," ujar Konate, mengutip dari Diario AS, Senin (13/7/2026).
Pemain yang baru saja resmi berseragam Real Madrid ini juga mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak jemawa. Baginya, kunci utama Prancis sejauh ini adalah sikap membumi dan ketenangan dalam menghadapi tekanan luar.
"Kami tidak boleh takut pada lawan mana pun. Yang terpenting adalah menjaga kerendahan hati seperti sejak awal turnamen dan tidak terjebak dalam perangkap seperti ini," sambung bek berusia 27 tahun tersebut.
"Dia boleh bicara apa saja. Kami akan bersiap dengan baik dan berharap hasil akhir berpihak pada Prancis,” tambahnya.
2. Ambisi Balas Dendam
Lebih lanjut, Konate menilai akan menjadi blunder besar jika Prancis hanya terpaku untuk mematikan pergerakan Lamine Yamal seorang. Spanyol dinilainya memiliki kedalaman skuad yang merata di setiap lini.
Menurut Konate, memfokuskan pertahanan hanya pada satu individu sangatlah berbahaya. Ia mengingatkan seluruh penggawa tim Matador memiliki kualitas yang sama baiknya untuk menciptakan pembeda di lapangan.
Di sisi lain, laga ini juga membawa memori kelam kekalahan Prancis dari Spanyol di semifinal Piala Eropa (Euro) 2024 lalu. Namun, Konate optimistis cerita di Piala Dunia kali ini akan sangat berbeda karena kondisi tim yang jauh lebih matang.
"Itu adalah pertandingan yang sangat sulit. Namun jika diingat kembali, lini pertahanan kami saat itu hampir baru pertama kali bermain bersama dan belum memiliki chemistry yang solid," tutup Konate.









