Jorge Lorenzo Blak-blakan soal Marc Marquez: Rendah Hati tapi Pembunuh di Lintasan
JORGE Lorenzo bicara blak-blakan soal sosok Marc Marquez. Menurutnya, sang kompatriot adalah sosok yang rendah hati di luar trek. Tapi, begitu di dalam lintasan, dia bakal berubah jadi pembunuh.
Marquez sudah tujuh kali juara dunia MotoGP 2026. Pada musim ini, pembalap tim Ducati Lenovo itu masih tertahan di posisi keempat klasemen dengan mengumpulkan 200 poin.
1. Daya Juang Tinggi
Lorenzo mengatakan Marquez merupakan pembalap yang punya daya juang tinggi untuk meraih kemenangan. Jadi, pembalap tersebut berani mengambil resiko saat bermanuver untuk berada di barisan terdepan.
"Sebagai pribadi, dia adalah pria yang sangat normal, sangat rendah hati, tetapi di lintasan dia adalah seorang pembunuh (tampil luar biasa di lintasan),” kata Lorenzo, dilansir dari Motosan, Senin (24/8/2026).
“Tetapi seperti saya, seperti Pedrosa, seperti Stoner, dan seperti Rossi, dia bahkan lebih dari sekadar pembunuh," sambung lelaki berpaspor Spanyol itu.
"Jika motornya tidak berkinerja baik di lintasan itu, dia tetap ingin mengalahkan Anda. Dia tidak akan menerima posisi kedua atau ketiga," tegas Lorenzo.
2. Belum Puas
Pria berusia 39 tahun itu mengatakan, Marquez memang belum puas dengan berbagai prestasi yang telah diraih. Hal itu terlihat di MotoGP 2026 di mana sang pembalap terus berusaha memperbaiki posisinya.
"Di satu sisi, dia telah memenangkan begitu banyak karena ambisi yang tak terbatas dan keinginan yang terus-menerus untuk menang , tetapi itu juga mengakibatkan banyak kecelakaan," tandas Lorenzo.
Saat ini, ajang ajang balapan dunia tersebut sudah memainkan 12 seri. Selanjutnya, akan digelar MotoGP Aragon 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, pada 28-30 Agustus.










