Allegri Murka AC Milan Gagal Menang Lawan Genoa, Soroti Dua Hal Ini

Allegri Murka AC Milan Gagal Menang Lawan Genoa, Soroti Dua Hal Ini

Olahraga | inews | Jum'at, 9 Januari 2026 - 08:20
share

MILAN, iNews.id – Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri murka usai armadanya gagal menang melawan Genoa dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026 di San Siro, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB. Sang arsitek secara terbuka menyoroti dua masalah utama yang membuat timnya hanya bermain imbang 1-1 saat peluang menang terbuka lebar.

AC Milan datang ke laga ini dengan misi wajib menang demi menjaga jarak dengan Inter Milan dalam persaingan papan atas. Namun target tersebut gagal tercapai meski Milan mendominasi jalannya pertandingan.

Genoa justru lebih dulu mencetak gol melalui Lorenzo Colombo pada babak pertama. Penyerang yang berstatus pemain pinjaman dari AC Milan itu sukses menghukum mantan klubnya.

Tertinggal lebih dulu membuat AC Milan meningkatkan tekanan secara agresif. Sepanjang laga, Rossoneri mencatatkan lebih dari 30 tembakan ke arah gawang Genoa.

Upaya tanpa henti akhirnya berbuah gol penyama kedudukan pada menit ke-92 lewat Rafael Leao. Gol tersebut menyelamatkan Milan dari kekalahan di kandang sendiri.

Drama berlanjut di menit-menit akhir. Genoa mendapat peluang emas lewat penalti setelah Davide Bartesaghi melakukan pelanggaran di kotak terlarang, tetapi Stanciu gagal mengeksekusi dengan baik karena tendangannya melambung.


Allegri Soroti Ketergesaan dan Mental Tim

Massimiliano Allegri menilai AC Milan gagal mengelola momen-momen krusial pertandingan. Dia menegaskan timnya terlalu terburu-buru dan kurang matang secara mental.

“Dalam sepak bola, kamu mendapatkan hasil sesuai yang diberikan pertandingan. Kita harus melihat sisi positif meski babak pertama sulit. Mereka berlari, melakukan man-marking ke Modric, dan kami punya dua atau tiga peluang bagus untuk mencetak gol. Lalu kami kebobolan,” ujar Allegri kepada DAZN.

Allegri menyebut permainan Milan jauh lebih baik pada babak kedua. Namun dia menilai ketergesaan justru membuat timnya hampir kalah.

“Di babak kedua ceritanya berbeda, kami menaikkan intensitas dan mereka bertahan lebih dalam. Dalam satu musim ada pertandingan seperti ini, ketika menit ke-91 masih ada waktu untuk menang, tetapi kamu harus mengelolanya dengan dewasa,” kata dia.

Menurut Allegri, AC Milan seharusnya lebih sabar membawa bola mendekati kotak penalti tanpa membuka ruang serangan balik.

“Kamu harus menciptakan situasi berbahaya tanpa membuka diri dari serangan balik yang hampir membuat kami kalah. Ini pelajaran soal kedewasaan. Untuk finis di empat besar, poin sangat penting,” tegas Allegri.

Dia juga menyoroti kurangnya kejernihan berpikir setelah Milan tertinggal.

“Kami perlu meningkatkan kejernihan mental saat membawa bola mendekati gawang. Malam ini kami kurang sabar setelah tertinggal 1-0. Kami terlalu terburu-buru, dan ketergesaan tidak membawa ke mana-mana,” ujar Allegri.

Allegri menutup evaluasi dengan mengakui AC Milan berada dalam periode sulit. Dia menilai timnya bahkan beruntung terhindar dari kekalahan.

“Ini momen penting dan sulit. Sangat mengecewakan tidak menang di kandang. Tim banyak menembak dan menciptakan peluang, tetapi pada akhirnya itu tidak berguna. Kami beruntung karena mereka gagal mengeksekusi penalti,” pungkas Allegri.

Topik Menarik