Juventus Bersih-Bersih! 6 Pemain Dibuang Luciano Spalletti jelang Musim Depan
TURIN, iNews.id – Juventus siap melakukan revolusi besar-besaran jika Luciano Spalletti tetap melatih musim depan. Ada enam pemain dipastikan tidak masuk rencananya untuk musim 2026-2027.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Spalletti sudah mengidentifikasi nama-nama yang tidak akan menjadi bagian dari proyeknya di Allianz Stadium. Langkah ini dilakukan untuk membangun skuad lebih kompetitif dan sesuai filosofi permainan yang dia terapkan.
Salah satu pemain yang dipastikan tersisih adalah Lois Openda. Penyerang asal Belgia ini gagal memberikan impresi di latihan dan baru tampil 87 menit dalam delapan laga musim ini. Bahkan saat Dusan Vlahovic dan Jonathan David cedera kontra Galatasaray, Spalletti memilih Weston McKennie sebagai penyerang tengah, bukan Openda.
Juan Cabal juga menjadi korban rencana Spalletti. Penampilan bek Kolombia ini saat menghadapi Galatasaray dianggap buruk, terutama dalam fase build-up dari belakang. Laporan Gazzetta menyebut Cabal masih kesulitan menyesuaikan diri dengan gaya permainan Spalletti.
Selain itu, Federico Gatti yang baru masuk dari bangku cadangan di Istanbul juga gagal meninggalkan kesan. Jika bertahan di Juventus, dia diproyeksikan tetap menjadi pemain cadangan musim depan.
Posisi kiper juga tidak aman. Michele Di Gregorio mendapat sorotan setelah Juventus kebobolan 13 gol dalam empat laga terakhir. Sementara Vasilije Adzic dan Edon Zhegrova mengalami penurunan waktu bermain dalam beberapa pekan terakhir, menunjukkan kepercayaan Spalletti terhadap mereka menurun drastis.
Dengan situasi ini, enam pemain tersebut diperkirakan tidak akan masuk skuad utama Juventus 2026-2027. Keputusan ini menjadi bagian dari strategi Spalletti untuk mempersiapkan tim lebih solid di Serie A dan kompetisi Eropa.
Kontrak Spalletti di Allianz Stadium sendiri akan habis pada Juni mendatang, sehingga langkah manajemen dan pelatih akan menentukan masa depan pemain-pemain tersebut. Juventus bersiap menghadapi musim depan dengan wajah baru, menyesuaikan strategi dan kebutuhan tim.
Langkah ini menegaskan ambisi Juventus untuk tetap kompetitif di level domestik dan Eropa, sekaligus memperkuat fondasi tim agar lebih konsisten dalam perburuan gelar musim depan.










