PBSI Lakukan Penyegaran Struktur Kepelatihan Ganda Putra, Chafidz Yusuf ke Tim Utama
Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan perombakan dalam struktur kepelatihan ganda putra. PP PBSI mempromosikan Chafidz Yusuf dari ganda putra pratama ke ganda putra utama.
Dalam struktur kepelatihan ganda putra terbaru, Chafidz Yusuf dipercaya sebagai asisten pelatih ganda putra utama. Sosok di balik peracik Kevin Sanjaya/Marcus Gideon itu akan membantu Antonius Budi Ariantho.
Baca Juga: Formasi Baru Ganda Putra, Rian Ardianto Dipasangkan dengan Yeremia Jelang Kejuaraan Dunia
Sementara, Thomas Indratjaja, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih ganda putra utama, turun ke pratama. Dia dipercaya sebagai asisten pelatih sektor ganda putra pratama mendampingi Andrei Adistia.
PP PBSI melakukan perombakan ini dengan pertimbangan matang. Penyegaran tersebut bertujuan menjaga konsistensi performa tim di tengah persaingan yang semakin ketat.“Sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi dan dinamika tim, PP PBSI juga melakukan penyesuaian struktur kepelatihan di sektor ganda putra yang bertujuan untuk refreshing,” tulis PBSI dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).
“Langkah ini diambil agar suasana latihan dan pendampingan tetap segar, adaptif, serta responsif terhadap tuntutan kompetisi level tertinggi,” terangnya.
Perombakan ini diharapkan dapat menghasilkan capaian positif, tanpa menggeser arah pembinaan yang telah dirancang. “Penyesuaian ini diharapkan menghadirkan sudut pandang baru tanpa mengubah arah pembinaan yang telah berjalan,” pungkas PP PBSI.
Sekadar diketahui, PBSI memiliki total 74 atlet Pelatnas pada tahun 2026. Untuk sektor ganda putra terdiri 21 atlet dengan rincian 11 pemain di tim utama dan sisanya di tim pratama.
Pada tim utama dihuni nama-nama beken seperti Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Daniel Martin, Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana, Leo Rolly Carnando, Rahmat Hidayat, Nikolaus Joaquin, dan Raymond Indra. Sementara tim pratama dihuni pemain-pemain muda potensial seperti Daniel Edgar Marvino, Adrian Pratama, Pulung Ramadhan, Dexter Farrell, Taufik Aderya, dan Alexius Ongkytama Subagio.










