Kericuhan Brutal di Brasil saat Cruzeiro Vs Atletico Mineiro, 23 Merah Dikeluarkan Wasit
BELO HORIZONTE, iNews.id – Final Campeonato Mineiro berakhir ricuh saat Cruzeiro mengalahkan rival beratnya, Atletico Mineiro, 1-0 pada Minggu (8/3/2026). Pertandingan itu memuncak dengan bentrokan massal pemain kedua tim menjelang menit-menit akhir.
Kerusuhan dipicu saat kiper Atletico, Everson, mendorong gelandang Cruzeiro, Christian, yang sebelumnya menabrak Everson saat mengejar bola liar.
Aksi itu langsung memicu reaksi dari pemain Cruzeiro, hingga perkelahian meluas dan beberapa pemain terlibat dalam melee saat petugas keamanan berusaha memisahkan kedua tim. Wasit kabarnya sampai harus mengeluarkan 23 kartu merah.
Ini menjadi salah satu pertandingan dengan kartu merah terbanyak dalam sejarah sepak bola Brasil.
Hulk, penyerang Atletico yang juga mantan bintang Timnas Brasil, mengaku terkejut dan menyesalkan kejadian ini.
"Sangat disayangkan, saya belum pernah melihat kekerasan seperti itu di pertandingan sepak bola mana pun. Kita tidak bisa memberikan contoh seperti ini karena akan berpengaruh ke seluruh dunia. Kita punya tanggung jawab menjaga citra klub dan diri sendiri," ujar Hulk kepada media lokal dikutip dari Reuters.
Dalam suasana tegang tersebut, Cruzeiro tetap merayakan kemenangan 1-0. Pelatih mereka, Tite, menyampaikan apresiasi kepada para suporter atas dukungan selama pertandingan.
"Saya ingin menyampaikan rasa sayang dan hormat kepada fans Cruzeiro. Mungkin saya kurang kompeten di beberapa hal, tetapi rasa hormat terhadap fans, kerja keras, martabat, dan kejujuran, itulah yang paling penting," kata Tite.
Gol tunggal kemenangan Cruzeiro tercipta melalui permainan terorganisir yang menahan agresivitas Atletico sepanjang pertandingan. Namun insiden menjelang akhir laga menjadi sorotan utama media nasional dan internasional.
Kericuhan ini memunculkan debat di kalangan penggemar dan pakar sepak bola Brasil tentang etika permainan dan profesionalisme para pemain. Banyak pihak mengecam perkelahian yang mencoreng final yang seharusnya menjadi ajang sportifitas.
Meski berada di peringkat 19 Serie A Brasil, kemenangan ini menjadi suntikan moral bagi Cruzeiro menjelang laga berikutnya. Tim besutan Tite akan menghadapi Flamengo pada Rabu mendatang, sebuah ujian penting bagi konsistensi mereka.
Atletico Mineiro sendiri harus mengevaluasi mental pemain pasca insiden, agar kejadian serupa tidak terulang dan citra klub tetap terjaga. Hulk menegaskan, insiden ini tidak mencerminkan nilai-nilai yang dia junjung dalam sepak bola.
Final ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa rivalitas sengit bisa memicu emosi berlebihan, tetapi profesionalisme dan kontrol emosi tetap menjadi hal utama dalam olahraga










