Kisah Rider Muda Moto3 Veda Ega Pratama, Ternyata sang Ayah Seorang Mantan Pembalap Nasional
KISAH rider muda Moto3 Veda Ega Pratama menarik untuk diulas. Sebab, sang ayah ternyata seorang mantan pembalap nasional.
Veda Ega jadi buah bibir di Indonesia. Hal itu tidak terlepas dari keberhasilannya naik podium pada Moto3 Brasil 2026 di Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, Minggu 22 Maret malam WIB.
Pembalap Honda Team Asia itu finis di posisi tiga usai berjuang keras di lima lap terakhir. Ia menjadi rider pertama asal Indonesia yang naik podium di ajang balap Grand Prix sepanjang sejarah.
1. Binaan sang Ayah
Kiprah mengkilap Veda itu tidak terlepas dari binaan Sudarmono, ayahnya. Momon –sapaan akrabnya- adalah seorang mantan pembalap nasional. Tidak heran, ia menurunkan bakat ke sang anak.
Saat masih aktif, Momon turun di berbagai kelas pada kejuaraan nasional. Ia pernah mentas di kelas bebek hingga Supersport 600. Pengalaman itu sedikit banyak membantunya mengembangkan bakat Veda.
Jadwal Siaran Langsung Leg 2 Playoff 16 Besar Liga Champions 2025-2026, Live Streaming di Sini!
Ditambah lagi, Momon juga memiliki sekolah balap di Gunungkidul. Veda, yang mulai tertarik mengendarai motor sejak usia empat tahun, langsung diarahkan untuk menjadi pembalap seperti dirinya.
2. Latihan di Pasar
Menurut pengakuan Sudarmono, ia melatih sang anak secara rutin di lapangan parkir Pasar Hewan Siyonoharjo, Gunungkidul. Veda berlatih di tengah aktivitas jual beli hewan ternak yang mayoritas adalah sapi!
Dari sana, Veda perlahan mencoba kompetisi motocross lalu road race. Ia tekun berlatih di bawah polesan sang ayah. Tangan dinginnya kini mulai terlihat.
Berkat polesan Sudarmono, Veda mampu menjadi juara Asia Talent Cup 2023 dan runner up Red Bull Rookies Cup 2025. Kini, remaja berusia 17 tahun itu bersinar terang di Moto3.
Itulah kisah rider muda Moto3 Veda Ega Pratama, ternyata sang ayah seorang mantan pembalap nasional. Patut dinanti sejauh mana kariernya akan berkembang.










