Timnas Futsal Indonesia Tanpa Target Juara di Piala AFF 2026, Alasannya Mengejutkan

Timnas Futsal Indonesia Tanpa Target Juara di Piala AFF 2026, Alasannya Mengejutkan

Olahraga | inews | Rabu, 1 April 2026 - 15:22
share

JAKARTA, iNews.id – Timnas Futsal Indonesia tidak dibebani target juara di AFF Futsal 2026. Pelatih Hector Souto membeberkan alasan mengejutkan. Dia memilih bersikap realistis dengan kondisi tim.

Skuad Garuda akan tampil di turnamen yang berlangsung di Thailand pada 5-12 April 2026. Indonesia datang dengan status juara bertahan sekaligus finalis Piala Asia Futsal 2026.

Timnas Futsal Indonesia tergabung di Grup B bersama Malaysia, Australia, dan Brunei Darussalam. Persaingan di fase grup diprediksi berlangsung ketat.

Namun, Souto menilai kondisi tim saat ini berbeda dibanding tahun sebelumnya. Dia menyoroti durasi persiapan yang jauh lebih singkat.

“Saya akan membuat perbandingan. Sebelum AFF 2025, kami menjalani dua bulan latihan bersama setiap hari. Kami berlatih di Malang, Yogyakarta, dan Jakarta, serta hampir 10 hari di Thailand melawan klub-klub di sana,” ujarnya di Tifosi Sport Center, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

“Sekarang, kami baru berlatih tiga hari dan masih akan menjalani dua hari lagi. Anda bisa membayangkan perbedaannya,” katanya.


Fokus Kompetitif, Bukan Tekanan Juara

Meski persiapan terbatas, Souto tetap melihat potensi dalam skuadnya. Dia menilai Indonesia memiliki kualitas pemain yang mampu bersaing di level ASEAN.

“Ketika saya berbicara dengan pelatih lain, mereka mengatakan Indonesia selalu punya skill dan pemain-pemain bagus. Kami akan mencoba yang terbaik,” tuturnya.

Souto menegaskan dia tidak ingin memberi tekanan berlebihan kepada pemain untuk mempertahankan gelar juara.

“Saya pikir kami tidak seharusnya memberi tekanan kepada pemain untuk mengejar hasil. Dengan waktu persiapan yang singkat, sangat sulit beradaptasi dengan semuanya. Namun, tim saya harus tetap kompetitif,” ujarnya.

Menurut dia, fokus utama tim adalah menampilkan permainan terbaik di setiap pertandingan. Hasil akhir dinilai sebagai konsekuensi dari performa di lapangan.

“Soal hasil, Anda tidak pernah tahu. Terkadang bermain sangat baik tapi kalah, dan kadang tidak terlalu baik justru bisa menang. Saya tidak menekan mereka soal hasil,” katanya.

Souto hanya meminta pemain tampil dengan gaya permainan tim dan memberikan kemampuan terbaik sepanjang turnamen.

Dia berharap pendekatan tersebut bisa menjaga performa tim tetap stabil selama kompetisi berlangsung.

Dengan kondisi ini, Timnas Futsal Indonesia tetap diharapkan mampu bersaing di AFF Futsal 2026 meski tanpa tekanan besar untuk mempertahankan gelar juara.

Topik Menarik