Kabut Asap Jadi Perhatian, Panitia Sebut Pontianak Indonesia Masters 2026 Berjalan Sesuai Rencana
KETUA Panitia Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100, Yuni Kartika, memastikan turnamen berjalan sesuai skema awal di tengah bencana kabut asap karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pihaknya pun terus memantau situasi dengan seksama.
Turnamen berstatus BWF World Tour Super 100 ini digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, 1-6 September 2026. Ajang ini diikuti 356 atlet dari 17 negara.
1. Skema Awal
Yuni mengatakan, pelaksanaan Pontianak Indonesia Masters masih berjalan sesuai skema awal yang disiapkan. Namun, pihaknya pun terus memantau kondisi di sana setiap saatnya.
"Sejauh ini penyelenggaraan Pontianak Indonesia Masters 2026 masih berjalan sesuai dengan rencana. Seluruh pertandingan dapat terlaksana dengan baik," kata Yuni dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
"Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan memantau kondisi di Pontianak, khususnya terkait kualitas udara," tambah perempuan berkacamata itu.
2. Cukup Kondusif
Yuni mengatakan untuk saat ini situasi di Pontianak memang masih cukup kondusif. Pihaknya pun berharap bencana kabut asap dapat segera mereda.
"Kami tentunya tetap menempatkan kenyamanan dan keselamatan atlet, ofisial, penonton, serta seluruh pihak yang terlibat sebagai perhatian utama,” kata Yuni.
“Sampai saat ini, kondisi di venue masih kondusif dan kegiatan berjalan seperti yang sudah dijadwalkan. Kami tentunya berharap situasi ini dapat segera membaik," tandasnya.










