Kim Soo Hyun Bantah Paksa Sulli Beradegan Telanjang di Film Real

Kim Soo Hyun Bantah Paksa Sulli Beradegan Telanjang di Film Real

Seleb | sindonews | Kamis, 3 April 2025 - 00:00
share

Kim Soo Hyun akhirnya angkat bicara terkait tudingan yang menyebut dirinya memaksa mendiang Sulli untuk melakukan adegan telanjang dalam film Real (2017). Melalui agensinya, Gold Medalist, dan sutradara Lee Sarang (Lee Robe), ia membantah keras semua klaim tersebut dan menyebut tuduhan itu tidak berdasar serta merusak reputasinya.

Tuduhan Kim Soo Hyun memaksa Sulli melakoni adegan telanjang di film Real mencuat setelah kakak mendiang aktris Korea itu menyampaikan pernyataan di media sosial yang menyulut kontroversi dan spekulasi publik.

Dalam pernyataannya yang dirilis pada Rabu, 2 April 2025, Gold Medalist membantah tegas semua tudingan tersebut. Agensi menegaskan bahwa Kim Soo Hyun tidak memiliki andil dalam proses kreatif film, termasuk dalam penyusunan naskah, pengarahan, atau pengambilan keputusan produksi.

"Sebagai aktor, Kim Soo Hyun tidak berperan dalam penulisan skenario, pembuatan storyboard, maupun penyutradaraan film. Semua keputusan kreatif berada di bawah wewenang tim produksi," tegas pihak agensi dilansir dari KBIZoom, Kamis (3/4/2025).

 

Foto/KBIZoom

Menanggapi klaim bahwa Sulli ditekan untuk tampil telanjang, Gold Medalist menjelaskan bahwa sejak awal proses casting, informasi mengenai adegan dewasa sudah disampaikan secara transparan. Karakter yang diperankan oleh Sulli, yaitu Song Yoo Hwa, memang sejak naskah awal sudah memiliki adegan ranjang yang eksplisit.

"Karakter Song Yoo Hwa, yang diperankan oleh mendiang Choi Jin Ri (Sulli), memasukkan adegan ranjang dari draf awal naskah. Saat melakukan casting, kami dengan jelas menyatakan bahwa dibutuhkan pemain yang nyaman dengan adegan telanjang," jelasnya.

Agensi juga menyebut bahwa semua dokumen penting, termasuk naskah lengkap, storyboard, serta klausul kontrak khusus mengenai adegan telanjang, telah diserahkan kepada pihak Sulli dan agensinya saat itu.

"Akan lebih tidak pantas untuk membicarakan ketelanjangan setelah casting, karena itu dapat menyebabkan tekanan yang tidak semestinya," ujarnya.

Untuk memperkuat pernyataan tersebut, Gold Medalist melampirkan testimoni tertulis dari dua staf produksi film Real. Mereka adalah asisten sutradara Kim Joong Ok dan pengawas naskah Lee Joon Hyun.

"Naskah lengkap dan storyboard dibagikan kepada semua pihak yang terlibat. Pemeran pengganti yang berdiri (seseorang yang digunakan selama latihan kamera, bukan selama berakting) hadir, bukan pemeran pengganti untuk adegan telanjang," tutur keduanya.

"Semua adegan, termasuk yang menampilkan adegan telanjang, dieksekusi dengan pemahaman dan persetujuan penuh dari para pemain dan kru," tambahnya.

Menanggapi klaim lain yang menyebut pihak agensi menghubungi ibu Sulli, Gold Medalist menyatakan dengan tegas bahwa mereka tidak pernah melakukan kontak apa pun dengan pihak keluarga mendiang.

"Kami tidak pernah menghubungi ibu mendiang Choi Jin-ri. Kami bahkan tidak tahu detail kontaknya," ucapnya.

Mereka juga menyampaikan bahwa meskipun bisa memahami emosi yang mungkin muncul setelah kepergian Sulli, Gold Medalist mempertanyakan mengapa tuduhan ini baru diangkat enam tahun setelah film dirilis dan kematian Sulli terjadi.

Gold Medalist menutup pernyataannya dengan imbauan agar publik berhenti menyebarkan klaim yang tidak terverifikasi. Terutama karena hal ini berpotensi menimbulkan luka emosional bagi semua pihak yang terlibat.

"Rumor yang tidak berdasar hanya akan menyakiti mereka yang telah mencurahkan semangat mereka untuk proyek ini. Kami dengan tulus meminta Anda untuk berhenti menyebarkan klaim yang tidak terverifikasi, terutama selama masa sensitif ini bagi Kim Soo Hyun," pungkasnya.

Kontroversi ini mencuat kembali setelah kakak Sulli membagikan tudingan melalui media sosial, mempertanyakan proses pembuatan adegan-adegan dalam film Real. Namun, dengan dirilisnya dokumen dan kesaksian resmi dari pihak produksi, kemungkinan besar arah diskusi publik akan mengalami pergeseran.

Topik Menarik