Korban Tewas Longsor di Jalan Batu - Mojokerto Ditemukan di Dalam Mobil
4 pemain Timnas Indonesia yang berpotensi jadi pengangguran di tahun 2025 menarik diulas. Salah satunya ada striker muda andalan.
Jendela bursa transfer musim panas pada pertengahan tahun ini akan segera dibuka. Namun, empat penggawa Timans Indonesia masih belum mendapat kejelasan terkait perpanjangan kontrak.
Menjelang bursa transfer musim panas, banyak klub di seluruh dunia akan mulai mencari pemain baru atau memilih mempertahankan pemain yang sudah ada. Mereka bisa memberi perpanjangan kontrak.
Jendela transfer ini kemungkinan besar akan mulai dibuka pada Juni. Sayangnya, ada beberapa pemain Timnas Indonesia yang nasibnya masih belum jelas.
Empat pemain kunci Timnas Indonesia akan kehabisan kontraknya pada pertengahan tahun ini,, baik pada Mei atau Juni. Hal tersebut memungkinkan mereka akan menjadi pengangguran atau berstatus tanpa klub pada musim depan. Lantas, siapa saja mereka?
Berikut 4 pemain Timnas Indonesia yang berpotensi jadi pengangguran di tahun 2025:
4. Thom Haye
Gelandang yang punya julukan The Professor ini kontraknya akan habis pada 30 Juni 2025 di Almere City. Meski begitu, kemampuan Thom Haye dalam mengolah si kulit bundar di lapangan tengah sudah tidak dapat diragukan lagi.
Dirinya tercatat merupakan salah satu pemain kunci Almere di Liga Belanda dengan catatan 22 penampilan dan dua gol. Ia juga selalu tampil apik bersama Timnas Indonesia dengan umpan-umpan cantiknya.
Namun, usianya yang sudah menyentuh kepala tiga kemungkinan besar akan membuat Haye akan sulit menemukan klub baru jika kontraknya tidak diperpanjang. Menarik menantikan kelanjutan kariernya.
3. Jordi Amat
Lalu, ada Jordi Amat. Mantan pemain Rayo Vallecano yang kini memperkuat Johor DT ini juga kontraknya hampir habis, tepatnya pada 31 Mei 2025. Hingga saat ini, klub asal Malaysia itu masih belum memberikan kejelasan terkait perpanjangan kontrak.
Meski Jordi Amat adalah salah satu pemain belakang berpengalaman, dengan pernah memperkuat klub besar Eropa seperti Swansea City, Real Betis, dan Espanyol, usianya yang sudah 33 tahun. Hal ini membuatnya sulit bertahan di level klub.
Meski begitu, Jordi Amat selama satu musim ini bisa dibilang telah sukses jadi pemain kunci Johor Darul Ta'zim. Dia mengemas 25 permainan dan mampu cetak dua gol dan satu assist.
2. Rafael Struick
Kemudian, ada striker muda andalan Timnas Indonesia, Rafael Struick. Dia diketahui baru saja dikontrak klub asal Australia, Brisbane Roar, pada awal musim lalu.
Sayangnya, kontrak sang pemain hanya berjalan sekira sembilan bulan hingga akhirnya habis pada 30 Juni 2025. Hal ini tentu akan jadi situasi sulit bagi Struick, mengingat pemain 22 tahun itu baru tampil sebanyak 13 kali dan hanya mampu mencetak satu gol.
Masih belum jelas bagaimana kelanjutan kabar kontrak dari pemain tersebut di Liga Australia. Namun, jika memang tidak diperpanjang, Struick harus kembali siap untuk mencari klub baru.
1. Justin Hubner
Terakhir, ada Justin Hubner. Dia salah bek andalan Timnas Indonesia. Sayangnya, kontrak Justin Hubner akan habis pada 30 Juni 2025 bersama Wolverhampton Wanderers.
Justin kemungkinan besar akan dilepas Wolves di musim depan. Pasalnya, hingga saat ini, dia masih belum bisa menembus skuad utama.
Selama ini, Justin Hubner hanya mampu menembus skuad Wolves U-21, di mana pada 2025 usianya akan menginjak 22 tahun. Karena itulah, ia tidak akan mampu lagi bertahan di skuad U-21 pada musim depan.
Sebelumnya, bek tengah ini juga sempat dipinjamkan ke Cerezo Osaka selama kurang lebih satu musim. Sayangnya, penampilannya memang tidak cukup menonjol bersama klub asal Jepang itu.