Malut United Ambil Pelajaran Usai Kalah 1-2 dari Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026

Malut United Ambil Pelajaran Usai Kalah 1-2 dari Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026

Terkini | okezone | Minggu, 11 Januari 2026 - 04:55
share

GELANDANG Malut United, Taufik Rustam, mengambil banyak pelajaran setelah timnya kalah 1-2 dari Persebaya Surabaya di lanjutan pekan ke-17 Super League 2025-2026. Ia mengatakan siap membawa Malut United bangkit di laga-laga ke depan.

“Saya dan teman-teman pemain sudah berjuang menampilkan permainan terbaik. Kekalahan ini menjadi pelajaran bagi kami ke depannya,” kata Taufik Rustam dalam konferensi pers kelar laga Persebaya Surabaya vs Malut United.

Malut United gagal raih poin di markas Persebaya Surabaya. (Foto: Media Malut United)

Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Sabtu 10 Januari 2026, Gali Freitas mencetak dua gol pada menit ke-14 dan ke-37 yang memastikan raihan 3 poin Bajul Ijo -julukan Persebaya Surabaya. Laskar Kie Raha -julukan Malut United- sempat membalas lewat Ciro Alves pada menit ke-61. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tidak ada gol tambahan tercipta.

1. Persebaya Surabaya Bukan Lawan Mudah

Taufik Rustam menilai Persebaya bukan lawan yang mudah dihadapi. Perjuangan hingga akhir telah diupayakan seluruh pemain, meski hasilnya tak sesuai yang diharapkan.

“Semoga kekalahan ini menjadi hasil yang membuat kami bisa bangkit lebih kuat lagi untuk menatap pertandingan berikutnya,” kata Taufik Rustam.

2. Malut United Dominasi Pertandingan

Malut United mendominasi jalannya permainan dengan 81 persen penguasaan bola. Dari 11 upaya tembakan dilepaskan, tiga di antaranya mengenai sasaran dan berbuah 1 gol.

 

Di sisi lain, Persebaya Surabaya yang bermain menunggu dan mengandalkan serangan balik mampu mencetak 2 gol dari 8 kali percobaan. Adapun kedua gol tersebut merupakan dua upaya tepat sasaran yang dilepaskan Gali Freitas dan kawan-kawan sepanjang pertandingan.

“Kami sudah berjuang semaksimal mungkin sampai menit akhir pertandingan. Kami juga sebenarnya mampu menguasai pertandingan. Tapi, sayangnya hanya satu gol yang bisa diciptakan,” kata Hendri Susilo.

Tiga pergantian pemain dilakukan coach Hendri di babak II dengan memasukkan Manahati Lestusen (45’), Taufik Rustam (68’), dan Dimas Drajad (87’). Perubahan taktikal bermain juga diterapkan untuk membongkar rapatnya pertahanan Persebaya.

“Kami mencoba membuat winger bermain lebih ke dalam supaya wingback dapat leluasa menyerang. Strategi itu terbukti berhasil. Namun, kami terlambat melakukannya,” tutur juru taktik berusia 60 tahun tersebut.

Pada pertandingan kali ini, coach Hendri menurunkan komposisi susunan pemain seperti berikut: Angga Saputro; Igor Inocencio (Taufik Rustam 68’), Gustavo Franca, Nilson Junior, Yance Sayuri; Tri Setiawan (Manahati Lestusen 45’), Wbeymar Angulo, Tyronne del Pino (Dimas Drajad 87’); Yakob Sayuri, Ciro Alves, David Da Silva.

Topik Menarik