Kendaraan Berhenti di Bahu Jalan, Arus Lalin di KM 129 Tol Cipali Melambat

Kendaraan Berhenti di Bahu Jalan, Arus Lalin di KM 129 Tol Cipali Melambat

Berita Utama | okezone | Rabu, 18 Maret 2026 - 12:51
share

JAKARTA - Arus lalu lintas di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Tol Cipali) tepatnya di sekitar KM 129 melambat saat arus mudik Lebaran, Rabu (18/3/2026) siang. Hal ini terjadi akibat adanya pengguna jalan berhenti di bahu jalan.

Selain itu, volume kendaraan yang melintas juga meningkat. Kondisi tersebut memicu kepadatan dan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama pemudik.

Pengguna jalan diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. Pengendara disarankan memanfaatkan rest area terdekat atau keluar melalui gerbang tol untuk beristirahat apabila kapasitas parkir di rest area penuh.

Pengguna jalan juga tidak perlu khawatir terkait biaya tambahan saat keluar masuk tol untuk beristirahat. Dengan sistem transaksi tertutup yang diterapkan di Tol Cipali, tarif tol tetap dihitung berdasarkan jarak tempuh perjalanan, sehingga total biaya tidak akan berubah.

Selain itu, pengguna jalan diimbau memastikan kondisi fisik tetap prima serta kendaraan dalam kondisi layak sebelum melanjutkan perjalanan. Sebagai informasi, memasuki H-3 Lebaran, arus mudik di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Tol Cipali) mengalami lonjakan signifikan seiring pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way. 

Berdasarkan data terbaru yang diterima pada Rabu (18/3/2026), sejak pukul 00.00 hingga 09.00 WIB, tercatat sekitar 47 ribu kendaraan melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju Cirebon. Jumlah tersebut meningkat drastis hingga 97 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya. 

 

Rata-rata volume kendaraan yang melintas pun mencapai sekitar 5,3 ribu kendaraan per jam, dengan kondisi lalu lintas terpantau ramai namun masih lancar. Peningkatan volume kendaraan ini tak lepas dari penerapan sistem one way yang mulai diberlakukan di ruas tol untuk mengurai kepadatan arus mudik. 

Dengan sistem ini, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah menjadi lebih terfokus, sehingga volume kendaraan meningkat signifikan di jalur tersebut.

Topik Menarik