Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
WASHINGTON, iNews.id - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengeklaim, Iran akan mendapat manfaat besar dan nyata dari kesepakatan damai yang akan diteken pada Jumat (19/6/2026).
Namun syaratnya, kata Vance, Iran harus mengubah diri mereka secara drastis. Dia menyinggung soal program nuklir Iran serta Selat Hormuz.
“Kesepakatan ini sebenarnya sangat sederhana. Pertama, Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Kedua, Selat Hormuz dibuka, dan ketiga ada semua manfaat yang dipertimbangkan yang dapat diperoleh Iran, jika mereka berperilaku baik,” kata Vance, dalam wawancara dengan Fox News, dikutip Rabu (17/6/2026).
Vance melanjutkan, Iran juga harus berhenti memnberikan bantuan kepada kelompok-kelompok proksinya di kawasan.
“Jika mereka berhenti mendanai terorisme, berhenti mendukung pembangunan kembali program senjata nuklir, mereka sebenarnya dapat memperoleh beberapa manfaat nyata,” katanya.
Dia lalu menegaskan, AS adalah pemenang dalam situasi apa pun.
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Kedua negara masih harus melakukan negosiasi lanjutan selama 60 hari setelah menandatangani MoU untuk mengakhiri perang. Negosiasi tersebut membahas beberapa isu krusial, seperti program nuklir, rudal, dan lainnya, yang tak dimasukkan dalam MoU..









