Nah, Tentara AS Didoktrin Perang Melawan Iran Jalan Menuju Armagedon Perang Akhir Zaman
WASHINGTON, iNews.id - Lembaga pengawas Yayasan Kebebasan Beragama Militer (MRFF) Amerika Serikat (AS) mendapat laporan mengejutkan. Personel militer AS di semua kesatuan mendapat pemberitahuan dari komandan masing-masing bahwa perang gabungan bersama Israel melawan Iran bertujuan memicu perang Armagedon sebagaimana disebutkan dalam Alkitab.
MRFF merupakan organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memastikan kebebasan beragama bagi anggota militer AS.
“Komandan kami memberi pengarahan status kesiapan tempur dengan mendesak kami untuk tidak ‘takut’ terhadap apa yang terjadi dengan operasi tempur di Iran saat ini,” kata seorang personel militer AS, dalam keluhannya melalui email kepada MRFF, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (4/3/2026).
“Dia mendesak kami untuk memberi tahu pasukan bahwa ini ‘semua bagian dari rencana Tuhan’ dan dia secara khusus merujuk banyak kutipan dari Kitab Wahyu merujuk pada Armagedon dan kedatangan Yesus Kristus."
Personel militer tersebut juga mengatakan dia menulis pesan itu atas nama dirinya dan 15 anggota unit lain, termasuk setidaknya 10 beragama Kristen.
Mereka ditempatkan di wilayah konflik tersebut dalam fungsi "dukungan siaga".
Anggota lainnya diidentifikasi sebagai satu orang Yahudi dan seorang Muslim. Agama dari tiga personel lain tidak diketahui.
Email dari personel militer tersebut merupakan salah satu dari lebih dari 200 pesan yang diterima MRFF berasal lebih dari 50 unit militer sejak Sabtu, hari yang sama dengan serangan gabungan AS-Israel ke Iran.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya serangan besar-besaran terhadap Iran. Trump berulang kali berubah pendirian saat menjelaskan tujuan perang melawan Iran. Dalam wawancara dengan The Washington Post, Trump menjelaskan niatnya untuk mewujudkan kebebasan kepada rakyat Iran, mnerujuk pada penggulingan rezim.
Tujuan lain untuk melenyapkan program rudal balistik konvensional Iran serta angkatan laut, menghancurkan jaringan proksi Iran di kawasan, dan memastikan Iran tidak akan pernah bisa membuat senjata nuklir.






