Diduga Dilecehkan di KRL, Korban Berani Rekam dan Teriak Minta Tolong

Diduga Dilecehkan di KRL, Korban Berani Rekam dan Teriak Minta Tolong

Berita Utama | sindonews | Rabu, 11 Maret 2026 - 12:20
share

Viral peristiwa pelecehan seksual yang dialami seorang penumpang perempuan di KRL Commuter Line Jabodetabek. Korban dengan akun Instagram @inanisaaaa_ membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang terjadi pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 06.30 WIB di tengah kondisi gerbong yang padat.

Dalam unggahan di media sosial, korban mengaku awalnya sempat mengira kontak fisik yang terjadi akibat kondisi kereta yang berdesakan. Namun, ia kemudian merasa ada tindakan yang tidak wajar dari seorang pria di belakangnya.

Korban mengungkap pria tersebut diduga sengaja menempelkan tubuhnya sambil melakukan tindakan yang membuatnya tidak nyaman. Saat mencoba memastikan dengan membuka kamera ponselnya, ia mengaku sempat melihat pantulan wajah pria tersebut di layar.

Baca Juga : Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Jadi Tersangka, Mengaku Baru Pertama Kali Beraksi

Menurut pengakuannya, pria itu bahkan sempat berbicara kepadanya sambil terus melakukan kontak fisik yang tidak pantas. Korban mengaku sempat tidak mampu bereaksi karena merasa kaget dan takut. Situasi baru berubah ketika korban akhirnya memberanikan diri merekam kejadian tersebut menggunakan ponselnya dan berteriak meminta bantuan. Beberapa penumpang lain kemudian membantu menjauhkan korban dari pria yang diduga sebagai pelaku.

Namun korban menyayangkan bahwa dirinya saat itu yang justru diminta turun dari kereta oleh beberapa orang di sekitar. Padahal ia sedang terburu-buru menuju tempat kerja, terlebih posisinya adalah korban yang seharusnya dilindungi.

Baca Juga : Doktif Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Istri Richard Lee, Minta Polisi Selidiki

"Dan ada juga yg minta gua untuk turun tp pelaku ttp di krl wtf? gua lgsg bantah ogah turun karna gua Ig buru buru mau kerja dan hrsnya pelaku dong yg turun?

Gua gatau dia turun atau ngga karna gua Igsg dikasih seat dg posisi gua yg gabisa berenti nangis sambil gemeter setelah ada kakak laki laki blg "mba duduk aja disana, orgnya liatin terus soalnya"," tulis korban dalam unggahannya.

Akhirnya korban diberi tempat duduk oleh penumpang lain karena kondisinya yang masih syok dan menangis. Melalui unggahannya, korban juga menandai akun resmi KAI Commuter dan berharap ada perhatian lebih terhadap kasus-kasus pelecehan di transportasi publik.

Ia juga mengajak perempuan lain untuk lebih waspada dan berani melawan tindakan pelecehan. Korban menegaskan bahwa pengalaman seperti ini bukanlah aib bagi korban, melainkan musibah yang perlu disuarakan agar kejadian serupa tidak terulang.

Topik Menarik