Rekor! 256.000 Kendaraan Padati Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Rekor! 256.000 Kendaraan Padati Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Berita Utama | inews | Rabu, 25 Maret 2026 - 13:43
share

JAKARTA, iNews.id - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat sebanyak 256.000 kendaraan memadati puncak arus balik Lebaran pada Selasa (24/3/2026). Angka ini pun menjadi yang terbanyak sepajang sejarah.

"Arus balik puncaknya adalah 256.000," kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Rabu (25/3/2026).

"Ini juga terbanyak arus balik sepanjang sejarah ini. Karena tahun lalu adalah 223.163, jadi ada peningkatan 14,8 persen," ujar Agus. 

Oleh karena itu, Agus menyebut pihaknya menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal maupun nasional. Hal itu dilakukan untuk mengurai kemacetan. 

"Sehingga tadi malam cukup padat, namun terkendali. Sampai di Cikampek juga demikian, terkelola dengan baik. Termasuk juga yang dari Jawa Barat, penggunaan tol fungsional Japek 2 sudah kita fungsikan, sehingga crossing dari Jawa Barat yang ada di Cikampek bisa kita kelola dengan baik," ucap Agus. 

Sementara itu, Korlantas Polri menghentikan rekayasa lalu lintas one way dari Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 hingga Gerbang Tol Brebes KM 263.

Agus mengungkapkan, penghentian rekayasa itu dilakukan lantaran volume kendaraan menuju Jakarta sudah mulai mengalami penurunan. 

"Kondisi arus lalu lintas mulai landai. Jadi cukup terkendali, oleh sebab itu seizin Bapak Kapolri, jam sepuluh tadi kami melakukan sosialisasi,” ucap Agus. 

Ia menjelaskan setelah sosialisasi dilakukan selama dua jam, petugas langsung melakukan sterilisasi jalur sebelum penghentian skema one way.

Saat ini rekayasa one way masih diterapkan dari ruas tol Brebes menuju Cikampek KM 70. 

Ia menambahkan lewat pemberhentian one way tersebut maka jalur dari Pejagan menuju Semarang akan kembali dibuka normal.

“Jadi kami akan cabut untuk one way nasional lokal dari kilometer 414 sampai 263. Jadi akan kita cabut, tetapi dari 263 sampai 70 masih berlangsung untuk one way lokal tahap kedua,” tutupnya.

Topik Menarik