Evakuasi MV Hondius Hampir Rampung, 94 Penumpang Dipulangkan ke Negara Masing-Masing

Evakuasi MV Hondius Hampir Rampung, 94 Penumpang Dipulangkan ke Negara Masing-Masing

Berita Utama | idxchannel | Senin, 11 Mei 2026 - 14:20
share

IDXChannel—Evakuasi kapal pesiar MV Hondius, tempat persebaran infeksi virus hanta, hampir selesai. Sebanyak 94 penumpang dari berbagai negara telah dipulangkan ke negaranya masing-masing dari Kepulauan Canary, Spanyol, pada Minggu (11/5/2026) malam. 

Melansir CNA (11/5/2026), tiga penumpang dari MV Hondius—pasangan suami istri Belanda dan seorang wanita Jerman—telah meninggal, sementara yang lain jatuh sakit karena infeksi virus hanta yang biasanya menyebar di antara hewan pengerat.

Belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuk virus hanta, yang merupakan penyakit endemik di Argentina, tempat kapal tersebut berangkat pada April. Namun, para pejabat kesehatan menekankan bahwa risiko bagi kesehatan masyarakat global rendah.

Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia mengumumkan operasi evakuasi 94 orang dari 19 kewarganegaraan berbeda pada hari Minggu.

Pada Minggu, para penumpang yang mengenakan pakaian medis biru mulai turun dari kapal berbendera Belanda ke kapal-kapal yang lebih kecil untuk mencapai pelabuhan industri kecil Granadilla di Tenerife, seperti yang disaksikan oleh wartawan AFP, mengutip CNA (11/5/2026).

Para pengungsi kemudian menaiki bus militer Spanyol dan melakukan perjalanan ke bandara Tenerife Selatan dalam konvoi, dengan papan pelindung yang memisahkan pengemudi dari penumpang. Para pengungsi berganti pakaian pelindung baru sebelum menaiki pesawat.

Sebuah pesawat tiba di Belanda membawa puluhan orang, termasuk warga negara Belgia, Yunani, Jerman, Guatemala, dan Argentina. Sementara penerbangan untuk warga negara Kanada, Turki, Inggris, Irlandia, dan AS juga berangkat.

Otoritas Kepulauan Canary telah memperingatkan bahwa operasi tersebut harus diselesaikan paling lambat Senin, ketika kondisi cuaca buruk akan memaksa kapal untuk pergi.

Pemerintah Canary Islands secara konsisten menolak untuk menerima kapal tersebut, dan hanya diizinkan untuk berlabuh di lepas pantai dan bukan di pelabuhan ketika tiba pada Minggu pagi.

Pemerintah pusat bersikeras bahwa tidak akan ada kontak dengan penduduk di Tenerife.

Garcia mengatakan kepada wartawan di Tenerife sesaat sebelum operasi dimulai bahwa semua penumpang tidak menunjukkan gejala dan menjalani penilaian medis terakhir sebelum turun dari pesawat.

Namun, satu dari lima warga Prancis yang dipulangkan ke Prancis menunjukkan gejala infeksi hanta, tulis Perdana Menteri Sébastien Lecornu di X, mengatakan bahwa semua pengungsi tersebut segera ditempatkan dalam isolasi ketat hingga pemberitahuan lebih lanjut.

WHO merekomendasikan karantina 42 hari dan "pemantauan aktif", termasuk pemeriksaan harian untuk gejala seperti demam.

Kementerian Kesehatan Yunani mengatakan seorang pengungsi pria Yunani akan menghabiskan 45 hari dalam karantina wajib di rumah sakit di Athena, sementara 14 warga Spanyol juga akan diisolasi di rumah sakit militer di Madrid.

Satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular antarmausia—virus Andes—telah dikonfirmasi di antara mereka yang dinyatakan positif, sehingga memicu kekhawatiran internasional.

WHO mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah mengonfirmasi enam kasus dari delapan kasus yang dicurigai.

Kapal MV Hondius meninggalkan Ushuaia, Argentina, pada 1 April untuk pelayaran melintasi Samudra Atlantik menuju Cape Verde, tempat tiga orang yang terinfeksi telah dievakuasi ke Eropa pada awal pekan.

WHO meyakini infeksi pertama terjadi sebelum dimulainya ekspedisi, diikuti oleh penularan antarmausia di atas kapal.

Namun, pejabat kesehatan Provinsi Argentina, Juan Petrina, mengatakan bahwa hampir mustahil pria Belanda yang terjangkit itu tertular penyakit di Ushuaia berdasarkan masa inkubasi virus yang berlangsung berminggu-minggu, di antara faktor-faktor lainnya.

Otoritas kesehatan di beberapa negara telah melacak penumpang yang telah turun dari kapal dan siapa pun yang mungkin telah melakukan kontak dengan mereka.


(Eugenia Siregar)

Topik Menarik