John Herdman Puji Intensitas Rayhan Hannan: Dia Pemain Muda yang Bagus

John Herdman Puji Intensitas Rayhan Hannan: Dia Pemain Muda yang Bagus

Berita Utama | okezone | Minggu, 31 Mei 2026 - 14:10
share

JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengakui Rayhan Hannan mempunyai atribut yang sesuai dengan cetak biru Timnas Indonesia. Herdman memuji perkembangan apik Rayhan selama pemusatan latihan (TC) untuk Piala AFF 2026.

1. Pujiian Herdman untuk Hannan

Rayhan Hannan salah satu pemain yang dipanggil ke TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026. Turnamen sepak bola Asia tenggara itu akan bergulir pada Juli - Agustus 2026.

Selama pemusatan latihan, Hannan yang masih berusia 22 tahun mampu mengimbangi para pemain senior. Menurut Herdman, performa pemain Persija Jakarta itu sangat menjanjikan dan sesuai dengan peta rencananya dalam membangun Skuad Garuda.

"Dia (Rayhan Hannan) adalah pemain muda yang bagus. Saya senang dengan intensitasnya," kata Herdman kepada awak media di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

"Satu hal yang ditekankan dalam cetak biru taktis yang kami tanamkan di Indonesia adalah membutuhkan intensitas. Saya rasa Hanan melakukannya secara alami. Anda tidak perlu memberitahunya sebagai pelatih; dia memiliki keinginan untuk memenangkan bola," sambungnya.

Rayhan Hannan saat ini merupakan salah satu pemain andalan Persija Jakarta. Selama musim 2025-2026, Hannan telah mencetak tiga gol dan satu assist dari 17 pertandingan bersama Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta.

Sebagai gelandang serang, Hannan tidak hanya pandai dalam menekan lawan. Herdman mengatakan pemain berusia 22 tahun itu juga mahir dalam menciptakan peluang.

Pelatih asal Inggris tersebut mengakui, Hannan adalah sosok yang kreatif dan punya pola pikir kolektif. Herdman menegaskan, sosok sepertinya sangat dibutuhkan Timnas Indonesia.

"Tapi saya juga menikmati, terutama untuk Persija, kemampuan kreatifnya di lima pertandingan terakhir musim ini. Saya rasa dia menunjukkan bahwa dia bisa mencetak gol, dia bisa memecah garis pertahanan. Ketiga, ketika dia kehilangan bola, dia bersedia untuk merebutnya kembali," tutur Herdman.

"Saya rasa di Indonesia saya melihat banyak pemain menyerang ketika mereka kehilangan bola, itu bukan masalah mereka. Tapi untuk Hanan, dia menikmati bagian dari permainan tersebut," ujarnya. 

Topik Menarik