Danantara Kebut Perampingan BUMN, Tingkatkan Efisiensi Korporasi dan Pembangunan Nasional
JAKARTA, iNews.id - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara mempercepat perampingan badan usaha milik negara (BUMN) guna memperkuat peran korporasi negara. Hal ini penting karena perusahaan pelat merah berperan sebagai motor penggerak ekonomi yang lincah dan berdaya guna tinggi bagi pembangunan nasional.
Danantara bersama Badan Pengelola (BP) BUMN terus mendorong perombakan struktural secara masif guna menciptakan ekosistem perusahaan pelat merah yang jauh lebih sehat dan efisien.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria menjelaskan, penataan ini dirancang agar setiap entitas bisnis pelat merah mampu memberikan dampak ekonomi yang konkret dan berkelanjutan bagi kemakmuran masyarakat.
"Hingga 15 Juni 2026, tercatat sebanyak 216 entitas BUMN telah berhasil ditata melalui proses streamlining ini agar lebih fokus pada sektor-sektor strategis," kata Dony dalam keterangannya dikutip dari Instagram @bumn_id, Selasa (16/6/2026).
Dony menambahkan, upaya menata ratusan anak dan cucu usaha tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rapat evaluasi internal yang dipimpinnya pada Senin (15/6/2026) kemarin.
Pertemuan strategis tersebut digelar khusus untuk memetakan capaian sekaligus merumuskan langkah taktis berikutnya dalam memangkas birokrasi korporasi yang selama ini dinilai terlalu gemuk.
Fokus pembahasan dalam rapat internal tersebut berpusat pada beberapa poin krusial, mulai dari percepatan penyederhanaan struktur usaha, penajaman bisnis inti, hingga optimalisasi aset-aset potensial milik negara.
Langkah integrasi tersebut juga diarahkan untuk mengeliminasi tumpang tindih fungsi usaha antarentitas BUMN, sehingga setiap modal negara dapat terserap secara produktif tanpa adanya pemborosan anggaran.
Dia berharap, langkah pembenahan internal ini dapat meningkatkan efektivitas tata kelola manajerial serta melahirkan perusahaan negara yang berdaya saing global. Dengan struktur yang lebih ramping, gerak BUMN diproyeksikan akan menjadi jauh lebih lincah dalam merespons dinamika pasar domestik maupun internasional.
Kemenhaj Tetap Izinkan Jemaah Haji Bayar Dam di Tanah Air, Wamen: Fasilitasi Perbedaan Fikih
"Upaya berkelanjutan ini adalah komitmen kami bersama Danantara untuk membangun BUMN yang lebih kompetitif, profesional, serta mampu berkontribusi maksimal dalam pembangunan nasional," tuturnya.









