Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Bertambah Jadi 469 Orang, RI Sampaikan Duka Cita

Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Bertambah Jadi 469 Orang, RI Sampaikan Duka Cita

Berita Utama | idxchannel | Jum'at, 28 Agustus 2026 - 12:10
share

IDXChannel - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Nepal mencapai 469 orang, sementara ratusan lainnya masih hilang.

Dilansir dari CNA pada Jumat (28/8/2026), banjir bandang melanda perbatasan antara Nepal dan China pada Rabu.

Sebanyak 910 orang, termasuk 517 turis asing, hilang di Nepal akibat bencana tersebut.

Di China, korban tewas mencapai tiga orang, sementara 558 orang hilang, termasuk 260 turis asing.

Banjir bandang tersebut dipicu runtuhnya gletser pada Rabu, mengirimkan aliran batu, es, lumpur, dan puing-puing ke wilayah terdampak.

Banjir bandang tersebut menerjang desa-desa dan lembah-lembah, menghancurkan pembangkit listrik, jalan raya, dan jembatan di sepanjang rute yang menghubungkan Kathmandu dengan Tibet, wilayah yang populer di kalangan pendaki dan peziarah.

Tim penyelamat menggunakan alat berat untuk menggali lumpur dan puing-puing di kota-kota Nepal yang hancur. Pihak berwenang di Nepal juga menggunakan helikopter untuk mencari korban selamat dan menjatuhkan pasokan darurat kepada ribuan orang yang terisolasi.

Otoritas Nepal memperingatkan risiko banjir bandang susulan. Danau yang terbentuk oleh puing-puing yang menghalangi Sungai Bhotekoshi rawan jebol.

Serupa dengan Nepal, China juga memperingatkan risiko banjir bandang susulan akibat jebolnya danau di wilayah itu.

"Volume air terus meningkat, dan begitu pula risikonya," kata Peneliti Departemen Hidrologi China Zhu Jinfeng.

Mayoritas turis asing yang hilang adalah pendaki di Pegununhan Himalaya, serta peziarah Hindu ke Gunung Kailash yang dianggap suci.

"Indonesia menyampaikan solidaritas kepada Pemerintah dan masyarakat China dan Nepal, khususnya kepada keluarga korban dan masyarakat yang terdampak," kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam pernyataannya di platform media sosial X.

"Indonesia juga berharap agar seluruh upaya pencarian dan penyelamatan, penanganan korban, serta pemulihan pascabencana yang tengah dilakukan dapat berlangsung dengan lancar dan efektif," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik