Anggota DPR Cecar Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri

Anggota DPR Cecar Kalapas Cibinong: Anda Bukan Cuman Bohongin Pak Menteri

Berita Utama | sindonews | Senin, 28 September 2026 - 14:26
share

Hilangnya barang-barang temuan Ombudsman RI seperti AC hingga sofa saat kunjungan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jumat (25/9/2026) menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII DPR RI, Senin (28/9/2026). Anggota Komisi XIII DPR Yanuar Arif Wibowo mencecar Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Nonaktif Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto apakah turut memerintahkan memindahkan barang-barang tersebut.

"Itu yang memerintahkan memindahkan semua barang-barang temuan Ombudsman, hilangnya sofa, hilangnya AC, tidak adanya lagi foto yang ada di meja, dan seterusnya itu, siapa yang memerintahkan memindahkan itu, Pak Wisnu? Siapa, Pak?" tanya Yanuar dalam rapat.

Wisnu pun mengakui telah memerintahkan anak buahnya untuk memindahkan sejumlah barang-barang yang sebelumnya ditemukan dalam inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia. Alasannya, barang-barang tersebut tidak termasuk Barang Milik Negara (BMN).

Baca Juga: Terungkap, 13 Unit Rumah Dinas di Lapas Cibinong Belum Tercatat di Sistem Barang Milik Negara

"Siap. Mohon izin, Bapak. Yang memerintahkan adalah saya, Bapak," jawabnya. "Kenapa Anda perintahkan?" tanya Yanuar lagi.

"Siap, izin, Bapak. Karena barang-barang tersebut bukan barang milik negara, Bapak," jawab Wisnu.

Yanuar yang merupakan legislator PKS itu kembali mencecar Wisnu siapa pihak yang bertanggung jawab untuk memasukkan barang-barang yang bukan bagian BMN tersebut ke rumah dinas. "Siapa yang memerintahkan barang-barang itu masuk?"tanya Yanuar.

"Petugas tersebut, Bapak," jawab Wisnu.

"Siapa namanya?" tanya Yanuar."Penanggung jawab rumah tersebut adalah Kepala Seksi Kamtib, Bapak," jawab Wisnu.

Yanuar mengaku heran dengan jawaban Wisnu, karena ia telah bertugas di Lapas Kelas IIA Cibinong selama tiga tahun terakhir. "Artinya Anda tahu persis barang-barang itu masuk, yang bukan pada tempatnya," ujar Yanuar.

Yanuar meminta Wisnu untuk memberikan keterangan yang jujur. Menurut Yanuar, Wisnu bukan hanya membohongi menterinya yang meninjau fasilitas mewah itu, tapi juga masyarakat luas.

"Ya, melihat peristiwa kemarin Pak Menteri datang ke sana dengan situasi yang berbeda, Anda bukan cuman bohongin Pak Menteri, Anda bohongin seluruh rakyat Indonesia, Pak," pungkasnya.

Topik Menarik