Eksplorasi Nikel Konawe, MBMA Habiskan Dana Rp44,37 Miliar di Akhir 2025
IDXChannel - PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengalokasikan anggaran sebesar USD2,65 juta atau setara Rp44,37 miliar untuk kegiatan eksplorasi tambang nikel di Konawe, Sulawesi Tenggara, sepanjang kuartal IV-2025.
Berdasarkan keterbukaan informasi, Selasa (12/1/2025) aktivitas eksplorasi tersebut dilaksanakan oleh anak usaha MBMA, PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM).
Metode yang digunakan meliputi diamond drilling, pemetaan geologi, pengambilan sampel, serta survei geofisika menggunakan ground penetration radar (GPR).
Perseroan memfokuskan program pengeboran pada area-area yang berdekatan dengan lubang tambang eksisting dan selaras dengan rencana penambangan jangka panjang.
Strategi ini ditujukan untuk memperkuat basis data sumber daya sekaligus mendukung kesinambungan produksi ke depan.
Hingga akhir kuartal IV-2025, sebanyak 1.659 lubang bor telah diselesaikan dengan total kedalaman mencapai 53.749 meter. Kegiatan ini merupakan pemboran infill yang bertujuan meningkatkan klasifikasi sumber daya nikel dari kategori tereka menjadi tertunjuk dan terukur.
Selain pengeboran, SCM juga melaksanakan survei GPR sepanjang 173,2 kilometer di area PB, serta pemetaan geologi dan pengambilan sampel di area seluas 613 hektare.
Ke depan, program diamond drilling akan terus berlanjut dengan mengoperasikan 37 unit rig bor. Pengeboran tersebut difokuskan pada kegiatan resource infill untuk peningkatan kategori sumber daya, sekaligus eksplorasi lanjutan guna menambah potensi sumber daya baru.
(DESI ANGRIANI)









